Lima Pencabulan pada Anak Terjadi di Solok Sepanjang 2018
Ilustrasi pelecehan, Medcom.id - M Rizal
Padang: Lima kasus pencabulan anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terhitung dari Januari-Mei 2018. Empat di antaranya dilakukan orang terdekat korban.

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto mengatakan dua kasus dilakukan oleh ayah kandung korban, satu kasus oleh ayah tiri, satu kasus oleh kakek korban, dan satu kasus lagi oleh orang seusia korban.

“Yang terbaru kami menangkap AJ, 32, karena mencabuli anak tirinya yang masih berusia 15 tahun, perlakuan bejat AJ telah dilakukan sejak anak tirinya masih kelas enam SD,” jelas Imam kepada Medcom.id melalui sambugan telepon, Jumat 1 Juni 2018.


Imam memaparkan pada awal kejadian tersangka mengancam korban dengan menodongkan celurit ke leher korban dengan mengancam korban. Karena takut, korban tak mengadu ke ibu dan kerabat lain. Pencabulan kemudian terulang lagi.

Perlakuan tak senonoh dilakukan saat korban keluar dari kamar mandi, tiba-tiba pelaku sudah berada di kamar korban. Pelaku memaksa korban untuk melayaninya. Korban yang merasa tidak tahan lagi akhirnya menceritakan kejadian itu kepada ibunya yang kemudian melapor ke polisi.

Atas perbuatan itu pelaku diancam Pasal 76 (D) Jo pasal 81 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id