Tim SAR gabungan menyusuri hutan di Desa Pengambil, Lingga, mencari warga bernama Yuli, Selasa, 18 Desember 2018.
Tim SAR gabungan menyusuri hutan di Desa Pengambil, Lingga, mencari warga bernama Yuli, Selasa, 18 Desember 2018. (Anwar Sadat Guna)

SAR Gabungan Cari Warga Hilang Masuk Hutan Lingga

wni hilang
Anwar Sadat Guna • 18 Desember 2018 13:33
Batam: Tim SAR gabungan mencari soerang warga Desa Pengambil, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa, 18 Desember 2018. Yuli, 38, dilaporkan hilang saat masuk hutan di desa setempat, sejak Minggu, 16 Desember 2018.   
 
Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Eko Suprianto, mengatakan, sebanyak 60 personel tim SAR gabungan saat ini berada di area hutan Desa Pengambil, Kabupaten Lingga, untuk mencari Yuli. 
 
Selain melalui darat, kata Eko, pencarian juga dilakukan dengan menyisir sungai di area sekitar Desa Pengambil, Lingga. "Kami menyusuri sungai sekitar hutan bakau untuk melakukan pencarian di lokasi Kondisi Membahayakan Manusia (KMM). Penyisiran menggunakan sampan nelayan," ujar Eko kepada Medcom.id, Selasa, 18 Desember 2018. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 60 personel SAR gabungan, terdiri dari Pos SAR Siaga Lingga, TNI AL, Polair, Babinsa, Damkar, Satpol PP Lingga, dan masyarakat setempat. "Kami terus berupaya melakukan pencarian. Tak hanya melalui darat, tetapi juga sungai dan perairan sekitar lokasi," ujarnya.     
 
Tim Rescue Pos SAR Unit Lingga pertama kali menerima laporan orang hilang di hutan dari Kepala Desa Pengambil, Malisi. Begitu menerima laporan, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Eko menambahkan, di hari pertama pencarian, tim SAR gabungan menyusuri hutan Desa Pengambil, mulai Minggu pagi hingga pukul 03.00 Senin dini hari. 
 
"Pencarian kami lanjutkan di hari kedua, mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 00.30 Selasa dini hari. Namun upaya pencarian masih nihil. Hari ini kami melanjutkan pencarian dengan menyisir lokasi laonnya, termasuk hutan bakau," urainya. 
 
Eko menambahkan, informasi dari Kepala Desa Pengambil, Yuli masuk ke hutan sejak Minggu, 16 Desember 2018 siang. Namun hingga Minggu malam wanita tersebut  tak kunjung pulang ke rumah. Kepala desa setempat langsung melapor kepada petugas. 
 
"Jarak lokasi hutan dari Pos SAR Unit Siaga Lingga dengan heading 205 derajat, jarak 7,92 nautical mil (NM) dengan waktu tempuh  sekitar 1 jam 4 menit," kata Eko. Adapun koordinat penyisiran, tambah Eko, yakni, pertama; 0 23' 23.17" S  - 104 25' 59.66" T, Kedua; 0 23' 11.71" S  - 104 25' 49.39" T, Ketiga; 0 23' 11.71" S. - 104 26' 5.54" T, dan Keempat; 0 23' 25.11" S. - 104 26' 15.68 T. 
 
"Tim berupaya maksimal agar Kondisi Membahayakan Manusia atas warga bernama Yuli dapat segera ditemukan," pungkasnya.
 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif