Duka Dahniar, 17 Anggota Keluarga Tenggelam di Danau Toba
Dahniar Naibaho. (Medcom.id/Farida N)
Simalungun: Sudah empat hari Dahniar Naibaho bermalam di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Dari 18 orang anggota keluarganya yang menumpang KM Sinar Bangun, baru satu orang yang ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Danau Toba pada Senin 18 Juni 2018, sekitar pukul 17.30 WIB. 

Saban hari, Dahniar berdoa di Dermaga Tigaras agar suami, anak, keponakan dan saudara kandung lainnya ditemukan meski sudah tak bernyawa. Beberapa kali wanita ini mengusap air matanya, memikirkan keberadaan keluarganya yang masih hilang.

"Ada 18 orang keluarga saya yang ikut dalam kapal itu. Tapi hanya satu yang sudah ditemukan yang berusia 32 tahun," ujar Dahniar sambil terisak, Kamis 21 Juni 2018


Baca:Keluarga Korban KM Sinar Bangun Setia Menanti Kabar

Dahniar bercerita, ke 18 orang keluarganya berlibur ke Pulau Samosir di hari Lebaran. Sementara Dahniar mengaku memang tak ikut dalam rombongan. Kabar tenggelamnya KM Sinar Bangun langsung membuatnya histeris.

"Mereka ke sana memang mau liburan. Anak saya, sekeluarga meninggal, satu rumah. Suaminya dan adikku satu rumah, belum ketemu sampai sekarang. Satu keluarga, satu bapak semua. Adik saya tinggal di Sidamanik, edaknya (iparnya di) Serbelawan, jadi ada 18 orang," ucap Dahniar.

Dahniar masih berharap seluruh jasad keluarganya ditemukan petugas gabungan agar dapat dimakamkan dengan layak. 

"Semoga keluarga saya bisa ditemukan agar jasadnya bisa kami kebumikan dengan layak," urai Dahniar dengan berlinang air mata.

Baca: Firasat Ngatinem Sebelum Ayu Tenggelam di Danau Toba

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin 18 Juni 2018 sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu ini tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras. Kapal tenggelam diduga akibat kelebihan muatan. 

Jumlah penumpang KM. Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba Senin 18 Juni 2018 sekitar pukul 17.30 WIB, terus bertambah. Hingga kini ada 189 orang penumpang kapal yang belum ditemukan berdasarkan laporan masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya. Sedangkan jumlah korban yang ditemukan dalam keadaan hidup ada 18 orang, dan korban yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa ada tiga orang.



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id