Material Banjir di Mandailing Natal Sudah Bersih
Petugas menggunakan alat berat berusaha menggeser batu yang terbawa arus sungai pascabanjir bandang yang terjadi, di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (13/10). ANTARA FOTO/Holik Mandailing.
Medan: Tumpukan material yang berserakan pasca banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi  Sumatera utara, sudah dibersihkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandaling Natal Muhammad Yasir Nasution mengatakan, pembersihan dilakukan secara gotong royong sejak beberapa hari lalu.

"Di Desa Muara Saladi, tak ada lagi potongan kayu dan sampah berserakan di sungai maupun pinggir jalan raya," kata Yasir saat dihubungi, Selasa, 23 Oktober 2018.


Yasir menjelaskan, sisa-sisa bangunan rumah warga hancur dihantam banjir bandang juga sudah dipindahkan. Sudah tidak ada lagi pemandangan puing yang terkesan kumuh.

Yasir menyebut, material potongan kayu, papan, seng bekas dan lain sebagainya, tidak terlihat lagi di lokasi banjir tersebut.

Pembersihan tersebut selama ini dikerjakan oleh Tim SAR, TNI/Polri, Dinas PU, relawan dan masyarakat setempat.

"Pengerjaan material itu, menggunakan alat-alat berat milik Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal maupun institusi lainnya," ungkap Yasir.

Yasir kembali mengatakan, akses jalan yang tertutup akibat banjir dan tanah longsor di Desa Muara Saladi juga sudah dapat dilalui seperti biasanya.

"Ratusan warga korban banjir selama ini ditampung di Posko, Balai Desa, dan Gedung Sekolah telah pulang ke rumah masing-masing," tambah Yasir.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id