Monumen KM Sinar Bangun untuk Peringatan Penyeberangan

Januari Hutabarat 04 Juli 2018 12:14 WIB
kapal tenggelam
Monumen KM Sinar Bangun untuk Peringatan Penyeberangan
Anggota keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun berada di lokasi pembuatan monumen. (ANT/SIGID KURNIAWAN)
Simalungun: Monumen KM Sinar Bangun dibangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Peletakan batu pertama dilakukan oleh para keluarga korban, Selasa, 3 Juli 2018. 

Monumen tersebut akan menghadap Simanindo, Kabupaten Samosir.  Selain itu, monumen akan dibangun dengan ukuran tinggi 8 meter dan lebar 3 meter bernuansa budaya. 

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan monumen sebagai lambang sejarah hilangnya ratusan nyawa di KM Sinar Bangun. Selain itu, monumen juga sebagai lambang dimakamkannya korban KM Sinar Bangun. 


"Monumen ini akan mengingatkan pemilik kapal dan pengguna penyeberangan mengutamakan keselamatan setiap melakukan penyeberangan," katanya di lokasi pembangunan monumen KM Sinar Bangun, Selasa, 3 Juli 2018. 

Dia mengaku akan memperketat pengawasan penyeberangan sehingga insiden KM Sinar Bangun tak terulang. Selain itu, dia memastikan pencarian korban tetap dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun. 

"Walaupun secara nasional sudah ditutup Selasa (3/7), kita tetap mencari setiap hari. Jika ditemukan korban mengapung akan kita evakuasi," ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk melapor ke pihak berwajib bila menemukan jenazah yang mengapung di Danau Toba. Agar segera bisa dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga. 



(LDS)