Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan temuan puluhan ribu KTP-el maupun blangko kosong itu berawal dari beredarnya video yang menunjukkan adanya puluhan dus berisi blangko kosong KTP-el di gudang PT Riau Agro Mandiri.
"Temuan itu langsung ditindaklanjuti Polresta Pekanbaru dengan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pekanbaru, Disdukcapil Provinsi Riau, dan Ditjen Dukcapil Kemendagri RI," kata Sunarto, Selasa, 26 Juni 2018.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Hasil koordinasi tersebut, sambung Sunarto, terungkap bahwa gudang itu adalah tempat penyimpanan alat-alat percetakan dari perusahaan PT Cerya Riau Mandiri Printing. Perusahaan itu merupakan satu dari 10 perusahaan pencetak KTP-el yang mendapat izin dari Kemendagri pada tahun 2011.
"KTP elektronik maupun blangko yang ditemukan adalah blangko kosong tanpa chip. Jumlahnya sebanyak 25 dus, dalam keadaan rusak. Menghindari hal yang tidak diinginkan, para pihak sepakat memusnahkan seluruh KTP-el dan blangko KTP-el tersebut," ungkapnya.
Lokasi pemusnahan berada di area gudang PT Riau Agro Mandiri. Ditambahkan Sunarto, total seluruh KTP-el yang rusak sebanyak 25 dus, sedangkan blangko KTP-el dalam bentuk lembaran yang belum terpotong sebanyak dua dus.
"Total sebanyak 67.500 keping. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar," pungkas Sunarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
