10 Ribu Jiwa di Pasaman Barat Masih Terisolasi

Yose Hendra 22 Oktober 2018 18:10 WIB
Banjir di Sumatera
10 Ribu Jiwa di Pasaman Barat Masih Terisolasi
ilustrasi Medcom.id
Pasaman Barat: Sekitar 10 ribu jiwa di sejumlah wilayah di Pasaman Barat masih terisolasi lantaran sarana dan prasarana terputus akibat banjir. Maka itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat memperpanjang masa tanggap darurat hingga 25 Oktober.

Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo, mengatakan umumnya masyarakat yang terisolasi berada di daerah pinggiran laut (tepian Samudera Hindia) seperti di Sikilang, Sikabau, Lubuk Gobing. Ada pun kecamatannya antara lain, Kecamatan Ranah Bertahan, Koto Balingka, Sungai Aua, Sasak Ranah Pasisia.

"Masa tanggap darurat ini diperioritaskan untuk enyelesaian pembuatan jalur konstruksi darurat," kata Tri.


Sejauh ini, sebutnya, masyarakat yang terisolasi tidak leluasa untuk bepergian terutama ke nagari terdekat dan ke kecamatan.  Jika terpaksa, seperti halnya anak sekolah, maka mereka harus menyeberangi arus deras sungai dengan getek.

Menurut Tri, ada dua jembatan yang putus yakni di Lubuk Gobing, Kecamatan Ranah Bertahan dan Tanjung Pangkal di Kecamatan Pasaman. Di dua daerah ini, dia mengatakan, ada populasi sekitar 5.000 yang terisolasi, atau setengah dari keseluruhan warga yang terisolasi hingga saat ini.

"Penanganan jembatan putus dibantu oleh pemerintah provinsi. Sekarang dalam tahap membuat penghubung darurat dan perahu, yang penting bisa dipakai anak sekolah. Misalnya pakai getek. Jembatan tentu harus ada rencana yang matang. Panjang waktunya," ungkapnya.

Sementara untuk bantuan, jelasnya, sejak hari pertama setelah kejadian, pihaknya telah menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang bisa diakses. Lalu untuk daerah yang terisolasi bantuan disalurkan, dengan cara lewat darat. 

"Dipikul di jalan setapak," kata Tri.

Ada pun bantuan yang diberikan, dikatakan Tri, berupa sembako. Hingga saat ini, ujarnya, sudah disalurkan bantuan beras sekitar 28 ton. Saat bersamaan, sejumlah kabupaten dan kota di Sumatra Barat dilanda banjir, longsor, banjir bandang. Total ada 11 kabupaten dan kota yang diterpa bencana tersebut, dengan korban jiwa 7 orang.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id