Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (Anwar Sadat Guna)

Pemadaman Listrik Bergilir di Batam Batal

pemadaman listrik
Anwar Sadat Guna • 21 Februari 2019 19:00
Batam: Pemadaman bergilir yang sedianya dilakukan bright PLN Batam mulai 23 Februari-1 Maret 2019 dipastikan batal. Pemerintah akan menjamin kebutuhan pasokan gas bagi mesin pembangkit PLN Batam. Hal itu didasari karena Batam merupakan kawasan investasi dan perdagangan bebas.  
 
Hal tersebut dikemukakan Vice President Public Relations bright PLN Batam, Samsul Bahri. "Alhamdulillah, pemerintah pusat tidak mengizinkan adanya pemadaman di Batam, sehingga rencana tersebut batal,” kata Samsul Bahri saat konferensi pers di Batam, Kamis, 21 Februari 2019.
 
Batalnya pemadaman bergilir itu diketahui setelah Perusahaan Gas Negara (PGN) Batam sebagai pemasok gas kepada PLN Batam mendapatkan pasokan gas baru dari pemerintah. Pasokan gas ke PLN  Batam diberikan selama pemeliharaan sumur gas yang dikelola ConocoPhillips di Grissik, Sumatera Selatan (Sumsel) berlangsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syamsul mengatakan, PLN Batam sebelumnya menjadwalkan akan melakukan pemadaman bergilir karena PGN tidak mendapatkan pasokan gas dari ConocoPhillips. Pasokan itu akan terhenti selama sepekan dikarenakan ada pemasangan alat baru pada sumur bor gas di Grissik. 
 
"Namun, dengan pertimbangan bahwa Batam adalah kawasan investasi dan perdagangan bebas, pemerintah tidak ingin ada pemadaman bergilir. Kita bersyukur, pemerintah pusat memperhatikan iklim investasi dan kebutuhan masyarakat Batam,” ujarnya.
 
Baca: Listrik di Batam Akan Padam Bergiliran
 
Wendi Purwanto, Sales Area Head Manager PGN Batam, mengatakan, pemerintah pusat melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) akan mengatur pasokan gas menuju Batam dari sumur-sumur lain yang ada di sekitar Batam.
 
Dikatakan Wendi, PGN akan memasok gas sesuai kebutuhan PLN Batam. Jika sebelumnya PGN akan memasok 14 MMBTU per hari, maka akan ditambah sebanyak 17 MMBTU lagi.
 
"Total gas yang akan dipasok PGN ke PLN Batam mencapai 31 MMBTU per hari. Jumlah tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gas untuk mesin pembangkit PLN selama masa pemeliharaan sumur gas Grissik, di Sumatera Selatan,” ujarnya.
 
Diberitakan sebelumnya, pemeliharaan sumur gas yang dikelola ConocoPhillips di Grissik, membuat pasokan gas ke Batam sementara terhenti. Pemeliharaan berdampak pada berkurangnya pasokan gas ke mesin pembangkit PLN Batam. Akibatnya terjadi defisit 140 MW. PLN Batam berencana melakukan pemadaman bergilir, mulai 23 Februari-1 Maret 2019. 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif