Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Irjen Pol (Purn) Ronny F Sompie saat memberikan keterangan pers di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam, Rabu, 30 Mei 2018.
Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Irjen Pol (Purn) Ronny F Sompie saat memberikan keterangan pers di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam, Rabu, 30 Mei 2018. (Anwar Sadat Guna)

Paspor 10 Tahun Ditargetkan Mulai Diterapkan Tahun Ini

paspor
Anwar Sadat Guna • 30 Mei 2018 17:18
Batam: Kementerian Hukum dan HAM menargetkan penggunaan paspor 10 tahun bisa mulai diberlakukan tahun ini. Berbagi persiapan pun dilakukan, di antaranya penyediakan infrastruktur atau perangkat IT dan SDM untuk membuat program tersebut. 
 
Demikian diungkapkan Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM, Irjen Pol (Purn) Ronny Franky Sompie saat meninjau pelayan Kantor Imigrasi Batam di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam, Rabu, 30 Mei 2018. 
 
"Kalau bisa diusahakan cepat selesai. Kami menginginkan bisa diberlakukan mulai tahun ini, agar seluruh kantor pelayanan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi dan MPP di Indonesia bisa segera menjalankan program tersebut," ujar Ronny. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan, Ditjen Imigrasi hanya tinggal merubah data masa berlaku paspor 5 tahun yang dimiliki warga saat ini. Warga yang saat ini masih mengantongi paspor yang masa berlakunya lima tahun akan secara bertahap dirubah menjadi paspor 10 tahun.    
 
Pengadaan paspor 10 tahun ini, kata Ronny, menjadi solusi disaat antrean pembuatan paspor masih terjadi di berbagai wilayah di Tanah Air. 
 
"Paspor 10 tahun ini juga menjadi solusi ketika pelayanan dan kemampuan Ditjen Imigrasi yang dimotori 135 Kantor Imigrasi di Indonesia belum sanggup melayani kebutuhan permintaan paspor yang cukup tinggi,"  ujarnya. 
 
Tidak hanya di 135 Kantor Imigrasi, antrean juga terkadang masih terjadi di kantor-kantor unit keimigrasian dan ULP, termasuk di Kantor Imigrasi yang ada di Mall Pelayanan Publik (MPP). "Kami merasa, program paspor 10 tahun ini sudah menjadi kebutuhan untuk segera diperadakan," ujarnya. 
 
Dengan mobilitas atau frekuensi warga yang keluar-masuk Indonesia, misalnya, sambung Ronny, belum tentu dalam satu atau dua tahun paspor 10 tahun tersebut habis digunakan.  Berbeda dengan paspor yang masa berlakunya 5 tahun yang terkadang cepat habis digunakan oleh warga yang frekuensi keluar-masuk Indonesia terbilang tinggi. 
 
"Nah, dengan paspor 10 tahun ini ada jangka waktu yang lama untuk menggunakannya. Dalam setahun atau dua tahun, jika warga itu rutin keluar negeri belum tentu habis digunakan. Itu yang menjadi salah satu pertimbangannya juga," jelasnya.
 
Jika seluruh infrastruktur atau perangkat dan SDM sudah memadai, maka Ditjen Imigrasi siap meluncurkan paspor yang masa berlakunya 10 tahun tersebut. "Harapan kita bisa mulai diadakan tahun ini," pungkasnya. 

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif