Lebih 7.000 Polisi Amankan Mudik Lebaran di Sumut
Wakil Wali Kota Tanjunbalai Ismail didampingi KVO Satlantas Polres Tanjungbalai IPTU V Situmorang memeriksa barisan peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2018. Juni 2018, Ant - Yan Aswika
Medan: Polda Sumatera Utara menempatkan personel di sejumlah titik rawan macet dan kecelakaan di jalur mudik. Pengamanan juga dilakukan di kokasi-lokasi berlibur.

"Baik itu di Siantar tempat wisata Danau Toba, termasuk antrean penyeberangan kearah pulau Samosir. Biasanya kalau hari libur panjang seperti hari libur lebaran, pasti banyak pengunjung dan banyak wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samosir," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Agus Susanto di Medan, Kamis, 7 Juni 2018.

Agus memaparkan, ada 7.759 personel gabungan disiagakan pada titik-titik rawan tersebut. "Karena ini keseluruhan operasi ketupat Toba, jadi total 7.759 personel gabungan," urainya. 


Untuk wilayah yang rawan bencana longsor, lanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dengan menyiagakan alat-alat berat. 

"Kita telah menempatkan alat-alat berat yang berkoordinasi dengan Dinas PU. Alat-alat berat ini nantinya siap untuk digerakkan jika suatu saat terjadi longsor," pungkasnya. 

Dia juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman, agar menggunakan kendaraan yang aman untuk digunakan. Selain itu, ia menyarankan agar tidak menggunakan kendaraan roda dua.

"Pilihlah kendaraan yang aman untuk mudik, begitu juga arus sebaliknya. Tak lupa juga agar berhati-hati dan tetap menjaga kondisi badan saat mengemudi," bebernya.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id