Dua Polisi Korban Penyerangan Teroris di Riau Membaik

Anwar Sadat Guna 17 Mei 2018 12:12 WIB
Teror di Mapolda Riau
Dua Polisi Korban Penyerangan Teroris di Riau Membaik
Kompol Farid Abdullah ditemani keluarganya saat menjalani perawatan di Ruang Mawar, RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis, 17 Mei 2018.
Pekanbaru: Kondisi Kompol Farid Abdullah, dan Brigadir Jhon Hendrik, korban penyerangan kelompok teroris di Mapolda Riau, membaik. Tapi, keduanya belum dibolehkan meninggalkan rumah sakit.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kamis, 17 Mei 2018, membesuk keduanya di RS Bhayangkara Polda Kepri. Kapolri berpesan agar Farid dan Jhon tetap bersemangat agar lekas sembuh.

Feliatri, kakak Farid, mengatakan, Kapolri meminta keluarga tak usah risau dengan biaya pengobatan. "Seluruh biaya ditanggung Polri," kata Feliatri saat ditemui Medcom.id, Kamis, 17 Mei 2018.


Baca: Dua Terduga Teroris Ditangkap di Pekanbaru

Menurut Feliatri, kondisi Farid membaik. Tapi, dia belum bisa berkomunikasi dengan lancar. "Suaranya masih terlalu pelan. Belum stabil benar," ujarnya. 

Pascapenyerangan teroris di Mapolda Riau, Farid Abdullah langsung mendapatkan tindakan operasi. Luka di kepala bagian belakang dan leher korban cukup serius. 

"Korban mengalami luka bacok di kepala bagian belakang dan leher. Korban juga merasakan sakit di punggung," ujar Fuadi, 60, kakak kandung korban yang juga ditemui Medcom.id.

Baca: Polisi Geledah Lima Rumah Terduga Teroris di Dumai

Fuadi menambahkan, tensi Farid masih turun naik. Bahkan sempat menyentuh angka 160-190. "Kalau ada ramai-ramai seperti ini (tamu berkunjung ke ruang rawat) biasanya tensinya naik," ujar Fuadi.

Cosmar, 28, mengatakan, kondisi Brigadir Jhon Hendrik juga mulai membaik. Anggota Polda Riau yang bertugas di Provost Polda Riau mengalami luka serius di ibu jari tangan kanan.

"Kondisinya sudah mulai membaik. Tulang di ibu jari tangan kanannya patah sehingga tim medis memasang pen," ujar Cosmar, adik kandung Jhon Hendrik saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Riau. 

Usai membesuk dua korban yang dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau, Kapolri langsung bertolak ke rumah duka, almarhum Iptu Auzar di Bambu Kuning, Kota Pekanbaru.





(ALB)