Debat Pilwalkot Tanjungpinang Bertemakan Pendidikan
Ilustrasi pilkada, Medcom.id - M Rizal
Batam: Pilkada Kota Tanjungpinang 2018, Kepulauan Riau, memasuki tahapan debat terbuka pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota setempat. Debat berlangsung di sebuah hotel di Tanjungpinang, Minggu, 22 April 2018.

Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria, mengatakan, debat terbuka tersebut harus diikuti dua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Mereka adalah pasangan Syahrul-Rahma dan Lis Darmansyah-Maya. 

"Tema debat pertama membahas soal pendidikan, pelayanan publik dan pemerintahan, serta kebudayaan," ujar Robby kepada Medcom.id, Selasa, 17 April 2018. Sedangkan debat terbuka kedua akan dihelat pada 12 Mei 2018 dan debat terbuka ketiga diadakan setelah Lebaran nanti. 


"Debat terbuka yang ketiga rencananya kami gelar setelah Lebaran nanti. Sedangkan tema debat terbuka kedua kemungkinan menyangkut ekonomi," ujarnya.

Terkait persiapan pelaksanaan pilkada, sambung Robby, KPU saat ini sedang menyelesaikan persiapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan diumumkan pada 19 April 2018. 

Setelah penetapan DPT, KPU Tanjungpinang langsung berkoordinasi dengan KPU Pusat untuk pengadaan surat suara, tinta hologram, dan formulir untuk keperluan Pilkada. "DPT Pilkada Tanjungpinang 2018 ini akan menjadi daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilu 2019 mendatang," jelasnya. 

Ia meminta Pemko Batam membantu KPU agar warga yang belum merekam KTP-el agar segera merekam. Karena warga yang memiliki KTP-el atau surat keterangan (suket) pengganti KTP-el yang boleh menggunakan hak suaranya pada pilkada nanti. 

"Tanpa KTP-el atau suket, warga tidak diperkenankan menggunakan hak suaranya," paparnya. Sementara itu, Pejabat sementara Wali Kota Batam, Raja Ariza, mengatakan akan segera membahas usulan KPU terkait warga yang belum merekam KTP-el agar segera merekam.

Dia menilai, tahapan Pilkada Tanjungpinang 2018 sejauh ini masih berjalan tertib. Walaupun di media sosial (medsos), kata Raja Ariza, perbincangan dan diskusi soal pilkada mulai ramai. Menurutnya, hal itu sesuatu hal yang wajar. 

"Kami akan bantu KPU meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada Tanjungpinang 2018. Caranya, dengan melakukan sosialisasi yang bisa mendorong warga agar segera merekam KTP-el dan menggunakan hal pilihnya pada pilkada nanti," pungkasnya. 




(RRN)