Infrastruktur jalan yang telah selesai pemgerjaannya di ruas jalan simpang Bank Panin - simpang Planet Holiday Hotel Batam
Infrastruktur jalan yang telah selesai pemgerjaannya di ruas jalan simpang Bank Panin - simpang Planet Holiday Hotel Batam (Anwar Sadat Guna)

Pemko Batam Lanjutkan Pembangunan Delapan Ruas Jalan

pembangunan infrastruktur
Anwar Sadat Guna • 24 Januari 2019 19:27
Batam: Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam dua tahun terakhir terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan. Perkembangan Batam dan pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat mendorong Pemko membangun sekaligus memperlebar 13 ruas jalan di wilayahnya. 
 
"Kita targetkan pembangunan jalan yang dilanjutkan pengerjaannya tahun ini bisa rampung," ujar Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admajianto saat ditemui Medcom.id di Pemko Batam, Rabu, 23 Januari 2019. 
 
Menurut Yudi, dari 13 ruas jalan itu, sebanyak lima ruas jalan sudah selesai dikerjakan pada 2018, yakni; mulai dari simpang Jam hingga simpang Bank BNI, Terowongan Pelita hingga Jalan Raden Fatah atau simpang Pizza Hut, simpang Bank Panin - persimpangan Planet Holiday Hotel, Apartemen Harmonie - Penuin, dan KDA - simpang RS Elisabeth. 
 
Adapun lima ruas jalan yang dilanjutkan pengerjaannya tahun ini, kata Yudi, yakni; simpang Polsek Lubukbaja hingga Apartemen Harmonie, simpang Masjid Agung hingga Kabil, Seipanas hingga Bengkong, Baloi hingga simpang Polsek Lubukbaja, dan Baloi - Kampung Melayu (Sekupang).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan tiga ruas jalan baru tersebut, yakni; simpang Kabil hingga Panbil, Tiban - Perumahan Golden Land, dan simpang Yos Sudarso hingga Seruni. Ketiga ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan yang cukup macet dan kendaraan yang melintas cukup padat.
 
"Kita targetkan selesai tahun ini," ujar Yudi. 
 
Menurut Yudi, sejauh ini tak ada kendala dalam pembangunan seluruh ruas jalan yang dibangun Pemko Batam. Selain 13 ruas jalan yang dibangun Pemko, terdapat tiga ruas jalan lainnya juga dilanjutkan pengerjaannya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri di Kota Batam.
 
Ketiga ruas jalan tersebut, yakni; Terowongan Pelita hingga simpang Bank BNI, simpang Bank BNI hingga simpang Frangky (Pollux Habibie), dan simpang Frangky hingga simpang Panasonic. Yudi menambahkan, pembangunan seluruh ruas jalan di Batam bagian dari upaya Wali Kota Batam menata Kota Batam lebih baik. 
 
"Perkembangan Batam saat ini bertambah pesat, dengan aksesibilitas yang dibangun Pemko Batam menjadikan Batam semakin tertata baik dan juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Batam," ujarnya. 
 
Sekadar diketahui, menurut catatan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri bahwa pertumbuhan kendaraan di Batam cukup pesat. Rata-rata pertumbuhan atau jumlah kendaraan baru di Batam setiap bulannya sekitar 2.000 unit per bulan.  
 
Terkait dengan anggaran pembangunan jalan berasal dari APBD Kota Batam 2017 dan 2018. Berapa besarannya, kata Yudi, ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. "Untuk anggarannya ada di Dinas Bina Marga. Untuk jalan yang dibangun Pemprov Kepri seluruh anggarannya dialokasikan oleh Pemprov," pungkasnya. 
 
Pantauan Medcom.id di lapangan, seluruh ruas jalan yang dibangun Pemko Batam telah difungsikan. Akses di 10 ruas jalan tersebut juga sudah digunakan masyarakat Batam. Hanya ada beberapa bagian jalan yang tinggal menunggu penyelesaian, termasuk drainase yang ada di sisi kiri dan kanan jalan.  
 
"Jalan-jalan yang dibangun Pemko Batam sekarang makin lebar. Yang tadinya satu lajur (jalur) kini menjadi dua jalur. Kami jadi merasa nyaman berkendara di jalan dan juga makin lancar karena bisa mengurangi kemacetan," ujar Rahmat, karyawan perusahaan swasta di kawasan industri Batam Centre, Kota Batam.  
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi