ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (ant)

BNN: Narapidana Kendalikan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

narkoba sabu narkotika
ant • 25 Januari 2019 07:32
Medan: Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Irjen Polisi Arman Depari mengatakan, seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan, Sumatra Utara, berinisial RAM diduga mengendalikan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia.
 
"Namun akhirnya barang narkoba jenis sabu berasal dari Malaysia diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Bea dan Cukai," kata Arman dalam pemaparannya di BNN Provinsi Sumut, Kamis, 24 Januari 2019. 
 
Terbongkarnya peredaran narkoba itu, menurut dia, setelah BNN menangkap tersangka berinisial SYA di Pasar Gruegok, Bireun, Provinsi Aceh. "Dari tangan tersangka itu, disita barang bukti sabu sebanyak delapan kilogram yang disembunyikan di dalam mobil bak terbuka warna hitam BK 8494 KF," ujar Irjen Pol Arman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, kemudian dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka di Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, serta ditemukan lagi barang bukti sabu-sabu seberat 17 kg. Total barang bukti yang disita dari tersangka tersebut, seberat 25 kg sabu.
 
"Narkoba yang berasal dari luar negeri itu, akan didistribusikan ke Kota Medan dan wilayah Sumatera Utara lainnya," ucap jenderal bintang dua itu. 
 
Arman menambahkan, tersangka itu, merupakan bagian dari sindikat Ramli dan kawan-kawan yang telah diringkus BNN, saat ini masih ditahan. 
 
Narkoba yang disita itu, dibawa menggunakan kapal kayu, dengan waktu yang hampir bersamaan diamankannya Kapal KM Karibia membawa 72 kg sabu-sabu. 
 
"Barang bukti sabu-sabu dimasukkan ke dalam kemasan teh warna hijau dan dibungkus dengan lakban warna hitam," kata Deputi Pemberantasan BNN. 
 
Sebelumnya, Petugas BNN dan Bea dan Cukai mengamankan anak buah kapal Karibia yang membawa 72 kg sabu-sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi, diduga anggota sindikat pengedar narkoba jaringan Malaysia.
 
Empat orang anak buah kapal (ABK) KM Karibia diamankan di perairan Lhoksukon Aceh Utara, Langsa, Selasa dinihari 15 Januari 2019. 
 
Kapal Motor (KM) Karibia itu, khusus dimodifikasi seperti kapal nelayan, namun ternyata beroperasi membawa barang narkoba di tengah laut. Saat diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), kapal tidak memiliki alat tangkap/jaring yang biasa digunakan nelayan.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif