Kapal Tenggelam di Danau Toba

Alat Pendeteksi Temukan Objek Diduga Bangkai KM Sinar Bangun

Farida Noris 24 Juni 2018 17:35 WIB
kapal tenggelam
Alat Pendeteksi Temukan Objek Diduga Bangkai KM Sinar Bangun
Tim mencari korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sabtu 23 Juni 2018, Medcom.id - Farida Noris
Medan: Tim gabungan menemukan objek diduga bangkai KM Sinar Bangun di kedalaman 450 meter di Danau Toba, Sumatera Utara. KM Sinar Bangun yang mengangkut kurang lebih 200 penumpang itu tenggelam di Danau Toba pada Senin, 18 Juni 2018.

Alat pendeteksi yang disebut Multibeam Side Scam Sonnar, itu mendeteksi objek sekitar pukul 11.22 WIB. Objek berada di koordinat 2 deg 47’ 3.835 N, 98 deg 46’ 10.767 E. 

"Lalu, kami menyerahkan hasilnya kepada pihak berwenang untuk langkah strategis berikutnya," kata Henky Suharto, Direktur PT Mahakarya Geo Survey - Ikatan Alumni ITB Henky Suharto yang membantu Basarnas dalam pencarian KM Sinar Bangun, Minggu 24 Juni 2018.


Ia mengatakan besar kemungkinan objek itu adalah KM Sinar Bangun. Sebab, alat pendeteksi itu, lanjut Henky, bekerja secara efektif.

Danau Toba, lanjut Henky, ibarat mangkok dengan dasar yang dalam. Kedalamannya mulai dari 0 hingga 500 meter.

"Kalau ambil garis lurus dari pelabuhan itu seperti kuali," pungkasnya. 

KM Sinar Bangun karam diduga karena overload dan cuaca buruk. Saat kejadian, kapal tanpa manifes itu dihantam ombak yang cukup tinggi hingga berkali-kali sebelum akhirnya oleng dan karam. 




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id