Kapal Angkut BBM Meledak di Natuna, Satu Tewas

Anwar Sadat Guna 23 Oktober 2018 17:22 WIB
kecelakaan kapalkapal terbakar
Kapal Angkut BBM Meledak di Natuna,  Satu Tewas
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar kapal KM Kamarul Huda di Pelabuhan Pertamina Selat Lampa, Kecamatan Pulau 3 Barat, Kabupaten Natuna, Selasa, 23 Oktober 2018. Medcom.id/Anwar Sadat Guna
Batam: Kapal pompong pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis premium meledak dan terbakar di Pelabuhan Pertamina Selat Lampa, Kecamatan Pulau 3 Barat, Kabupaten Natuna, Selasa, 23 Oktober 2018. Seorang anak buah kapal (ABK), Sahroni, 28, tewas.

Informasi yang dihimpun, Kapal Motor (KM) Kamarul Huda terbakar ketika aktivitas pengisian bahan bakar minyak berlangsung. Kapal merapat di dermaga pelabuhan dan sedang mengisi BBM dari sebuah kendaraan pengisi BBM Pertamina.

Sahroni yang berada di dekat lokasi pengisian BBM tak bisa menyelamatkan diri saat terjadi ledakan. Sedangkan dua ABK lainnya, salah satunya Hanafi, 28, berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.


"Peristiwanya masih kami dalami. Kami mengumpulkan keterangan dan melakukan olah tempat kejadian untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran di kapal. Anggota Reskrim Polres Natuna masih berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan," ungkap Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto kepada Medcom.id, Selasa, 23 Oktober 2018.

Nugroho mengatakan, polisi langsung menuju ke lokasi begitu mendapatkan informasi bahwa sebuah kapal meledak dan terbakar di Pelabuhan Pertamina Selat Lampa. pihaknya mengamankan barang bukti dan meminta keterangan beberapa saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

Saksi yang diperiksa di antaranya dua ABK yang selamat, sopir mobil tangki Pertamina yang melakukan pengisian BBM, dan masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut.

"Saya perintahkan anggota Reskrim juga mengamankan barang bukti saat pengisian BBM, termasuk mobil tangki yang mengisi BBM ke atas kapal tersebut," ungkapnya.

Kapal tersebut sedianya akan mengangkut BBM menuju Kecamatan Pulau Tiga, Natuna. Namun, saat pengisian BBM sedang berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan hingga menyebabkan kapal terbakar. Petugas yang melakukan pemeriksaan mendapati, kapal tersebut bermuatan tiga ton BBM jenis premium dan tiga ton solar.

"Informasi yang kami dapatkan, satu korban yakni Sahroni sedang berada di dalam kapal saat kebakaran terjadi. Sedangkan dua ABK lainnya langsung melompat ke laut. Sahroni meninggal dalam kejadian tersebut," kata Kapolres.  

Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha memadamkan api di atas kapal. Tim Basarnas Natuna dengan menggunakan satu unit Rescue Car Rapidland dan membawa alat pemadam juga tiba di lokasi dan berusaha mengevakuasi korban selamat dan meninggal.  

"Sesampainya di lokasi, kami langsung melakukan pencarian dan mengevakuasi korban. Sekitar pukul 12.15 WIB, korban meninggal berhasil ditemukan dan dibawa ke Pulau Tiga untuk diserahkan ke pihak keluarga," ujar Amirudin, kepala Basarnas Natuna.

Selain Polres dan Basarnas, sejumlah personel dari Lanal Natuna, Dinas Perhubungan, dan nelayan setempat juga membantu dan berupaya mengevakuasi dan memadamkan kebakaran di lokasi kejadian.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id