Seorang pekerja angkutan sedang memuat bantuan logistik dari Polda Sumut yang akan dikirim untuk para korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Mandailing Natal, Senin 15 Oktober 2018. Foto: Media Indonesia Koresponden/ Yoseph Pencawan.
Seorang pekerja angkutan sedang memuat bantuan logistik dari Polda Sumut yang akan dikirim untuk para korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Mandailing Natal, Senin 15 Oktober 2018. Foto: Media Indonesia Koresponden/ Yoseph Pencawan. (Antara)

BPBD Mandailing Natal Klaim Bantuan Tersalurkan Lancar

banjir bandang Banjir di Sumatera
Antara • 17 Oktober 2018 14:58
Medan: Proses penyaluran bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara berlangsung lancar. Bantuan dapat didistribusikan kepada seluruh korban.
 
"Seluruh bantuan yang diterima di posko dapat disalurkan dengan baik kepada para korban dan pengungsi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandaling Natal, Muhammad Yasir saat dihubungi, Rabu, 17 Oktober 2018.
 
Yasir memastikan, penyaluran bantuan diawasi ketat oleh Pemkab Mandailing Natal, BPBD, dan juga instansi terkait lainnya. Yasir ingin memastikan jika bantuan terkoordinasi dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi seluruh bantuan akan kita serahkan kepada korban banjir yang membutuhkan," jelas Yasir.
 
Yasir menyebut posko banjir ditempatkan di dua lokasi, yakni di Desa Muara Saladi dan Hutagodang, keduanya Kecamatan Ulu Pungkut.
 
Di dua tempat itu terdapat posko TNI, posko Brimob, posko kesehatan, posko BPBD, posko penerimaan logistik, dan juga dapur umum.
 
Bantuan korban banjir itu sendiri, menurut Yasir, berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut, Pemkab Mandailing Natal, Polres Mandailing Natal, Pemkot Padang Sidimpuan, Pemkab Tapanuli Selatan, dan Dinas Sosial Kabupaten Mandailing.
 
Kemudian juga dari masyarakat Ulu Pungkut, Kotanopan, Rumah Sakit Permata Mandailing Natal, PMI, BPBD Sumut, Balai TNBG, Kadin serta bantuan dari sejumlah relawan.
 
Bantuan yang didistribusikan berupa beras, air mineral, makanan cepat saji, perlengkapan bayi, selimut, pakaian, sarung, matras, genset dan juga obat-obatan.
 
Di antara korban meninggal dalam musibah banjir yang terjadi pada Jumat, 12 Oktober 2018 itu terdapat 12 pelajar SD Negeri 235 Muara Saladi, sementara 17 pelajar lainnya berhasil diselamatkan.
 
Korban selamat ditemukan di bawah runtuhan bangunan dan sebagian lagi terseret banjir bandang. Dari 17 pelajar yang selamat, tujuh di antaranya masih dirawat di puskesmas setempat.
 
Banjir bandang juga mengakibatkan 12 rumah warga hanyut dan rusak total, sembilan rumah lainnya rusak berat, serta tiga fasilitas umum berupa poliklinik desa, gedung SD Negeri 235, dan gedung PKK juga rusak total.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif