Sebuah kapal membawa warga Pulau Sebesi meninggalkan pengungsian di Lampung Selatan, Senin 7 Januari 2019. Mereka mengungsi setelah Gunung Anak Krakatau erupsi dan menimbulkan tsunami, Ant - Ardiansyah.jpg
Sebuah kapal membawa warga Pulau Sebesi meninggalkan pengungsian di Lampung Selatan, Senin 7 Januari 2019. Mereka mengungsi setelah Gunung Anak Krakatau erupsi dan menimbulkan tsunami, Ant - Ardiansyah.jpg (Antara)

Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Dipulangkan

Tsunami di Selat Sunda
Antara • 09 Januari 2019 17:48
Kalianda: Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) memulangkan 430 warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku. Ratusan warga itu diungsikan ke daratan setelah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi dan menimbulkan gelombang tsunami.
 
Posko pengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan, tampak lengang. Para pengungsi kembali ke dua pulau tersebut melalui Pelabuhan Canti, Rajabasa.
 
"Total yang sudah diberangkatkan sebanyak 430 orang. Sedangkan 41 orang belum kembali, karena masih di rumah kerabatnya," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Lamsel M Sefri Masdian, di Posko Penanggulangan Darurat Bencana Tsunami Lamsel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemulangan pengungsi menggunakan kapal kayu. Pemulangan dilakukan secara bertahap dengan Kapal Jaya Mulya dan Kapal Setia Jaya.
 
Beberapa kapal lain pun terlibat dalam pemulangan warga, yaitu Kapal Bagus Karya, Kapal Karya Muda, Kapal Putri Salju, Kapal Tutur Jaman, Kapal Sun Jaya, dan Kapal Bagus Karya.

 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi