Titik Api di Sumsel Berkurang
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, Iriansyah. Medcom.id/Deddy Pranata
Palembang: Titik api di Sumatera Selatan telah turun drastis menjadi lima titik pada Kamis, 13 September 2018. Namun, status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel tetap berlaku sampai Oktober mendatang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan lima titik api tersebar di empat kabupaten.

"Titik api terpantau di Kabupaten Ogan Komering Ilir,  Ogan Ilir, Musi Banyuasin dan Banyuasin. Proses pemadaman tetap kita lakukan sampai titik api benar-benar hilang menjelang musim penghujan," ujar Iriansyah, Kamis, 13 September 2018.


Tim Satgas Darat yang dikomandani Danrem 044/Gapo tetap siaga di wilayah masing-masing. Pasukan tambahan dari Yonif 141/AYJP Muara Enim diterjunkan untuk memperkuat 200 personel Kostrad yang telah datang.

"Kita juga dibantu dengan satgas udara berupa 10 helikopter pengebom air yang siap memadamkan api jika ada tambahan titik api," jelasnya.

Tim Satgas Darat juga dibantu personel dari Manggala Agni, Tagana dan masyarakat peduli api yang telah lama dibina untuk menanggulangi api dari dekat. Tim tetap siaga meski Asian Games 2018 sudah selesai.

"Pasukan yang ada pun tetap siaga di posko masing-masing selama status siaga yang masih berlaku hingga Oktober," urainya.



 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id