Tes masuk di Sekolah Sukma Bangsa
Tes masuk di Sekolah Sukma Bangsa (Amiruddin Abdullah Reubee)

Sekolah Sukma Bangsa Gelar Tes Masuk

pendidikan sekolah
Amiruddin Abdullah Reubee • 29 Maret 2019 15:31
Pidie: Sekolah Sukma Bangsa (SSB) di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dalam sepekan terakhir, melakukan tes masuk dan ujian tulis calon siswa baru untuk tahun pelajaran 2019-2020. Tes masuk itu digelar mulai dari tingkat SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMA (Sekolah Menengah Atas).
 
Semua proses tes masuk itu untuk mengetahui potensi calon siswa terkait kemampuan pelajaran (akademis), membaca Al Quran, berkarakter, kejujuran dan kedisiplinan.
 
Selain uji secara tertulis dalam ruangan, juga dilakukan wawancara langsung terhadap calon siswa dan calon wali siswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Baru diterima menjadi siswa, benar-benar berpotensi kedisiplinan, berkelakuan baik, agamis dan standar akademis," kata panitia perekrutan murid baru SSB Pidie, Muklisan Putra.
 
Wakil Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie, Ade Irawan mengatakan untuk tahun pelajaran 2019-2020 pihaknya hanya membuka pendaftaran satu tahap. Ini berbeda dengan tahun lalu yang sampai dua tahap pendaftaran.
 
Hal itu dilakukan supaya calon siswa yang masuk ke Sekolah Sukma Bangsa benar-benar berpotensi dan lebih terjaga standar kelulusan tes. Supaya para calon siswa tidak bingung memilih sekolah kesukaannya, Sukma membuka pendaftaran lebih awal.
 
"Kami membuka pendaftaran lebih awal dari sebagian besar sekolah lain. Mereka yang belum berkesempatan di sini masih berpeluang mendaftar di tempat lain" kata Ade Irawan kepada Media Indonesia.
 
Di katakan Ade Irawan, cukup banyak warga yang merasa terlambat sehingga putra putri mereka tidak sempat mendaftar di sekolah yang mengadopsi sebagian metode belajar di Negara Finlandia itu.
 
"Banyak yang mengaku tidak sempat mendaftar, sayangnya kami pun hanya menerima satu tahap pendaftaran siswa baru," tambah Ade Irawan.
 
Sekolah Sukma Bangsa adalah lembaga pendidikan yang dibangun berkat bantuan donatur melalui Media Group saat rehab-rekonstruksi Aceh pascabencana gelombang tsunami.
 
Sekolah berstandar internasional ini dibangun tiga unit, masing-masing di Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe.
 
Sekolah ini berani beda dalam rangka membina karakter, mencetak generasi jujur dan melahirkan kader bangsa religi yang siap menghadapi masa depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif