Tiga Jenazah Korban Lion Air Diserahkan ke Keluarga
Serah terima jenazah korban Lion Air PK LQP di posko krisis center Lion Air di bandara Depati Amir Pangkal Pinang.(Rendy Ferdiansyah/RF)
Pangkal Pinang: Tiga jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP atas nama Eryanto, Fera Yunita, dan Resti Amelia diserahkan kepada keluarga di Posko Krisis Center Bandara Depati Amir Pangkal Pinang. 

"Duka keluarga adalah duka bersama dan mudah-mudahan kejadian ini merupakan musibah terakhir," kata Komandan Korem 045 Garuda Jaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman saat memimpin prosesi serah terima jenazah di Posko Krisis Center Pangkal Pinang, Selasa, 6 November 2018. 

Ia mengatakan tiga jenazah korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat, yang teridentifikasi tim DVI Mabes Polri, yaitu Eryanto, 41, beralamat di Perumahan Tanjung Bunga RT 07 RW 03 Kelurahan Sinar Bulan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang. 


Resti Amelia, 27, beralamat Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Jenazah Fera Yunita beralamat di Sungailiat, Kabupaten Bangka.

"Hari ini merupakan hari kedua posko krisis center daerah menerima jenazah korban pesawat nahas ini," ujarnya.

Danrem mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan duka mendalam dan mudah-mudahan arwah para korban ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Kami berdoa dari segenap masyarakat Babel semoga amal ibadah korban diterima dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," katanya. 

Keluarga jenazah korban Eryanto, Syamsudin Basari mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah, Polri, Basarnas dan instansi terkait lainnya yang telah membantu pencarian, mengevakuasi dan mengidentifikasi jenazah korban Lion Air.

"Hari ini merupakan hari yang sangat sedih, air matapun sudah habis karena kesedihan ini," katanya.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id