16 Rumah di Sawahlunto Rusak akibat Tanah Terbelah
Sebanyak 16 rumah di Dusun Karanganyar, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, rusak parah terdampak tanah merengkah. Medcom.id/Alex Rajes
Sawahlunto: Sebanyak 16 rumah di Dusun Karanganyar, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, rusak parah terdampak tanah merengkah, Jumat, 2 November 2018. Tak hanya bangunan rumah, jalan beton sepanjang 30 meter ambles.

Rumah milik Ahmad Fauzi, 50, terpaksa dirobohkan Dinas Sosial Kota Sawahlunto bersama BPBD Kota Sawahlunto dan masyarakat karena tak layak huni. Fauzi menyebut retakan tanah tersebut terjadi sejak hujan deras yang melanda sepekan terakir.

"Awalnya rengkahan tanah terlihat pada jalan di depan rumah. Namun, malamnya belahan tanah merambat ke bangunan, akibatnya dinding rumah retak mau roboh," kata Fauzi, Jumat, 2 November 2018.


Kepala Dusun Karanganyar Oktaviandry mengatakan, empat dari 16 unit rumah terdampak rusak parah dan tidak bisa dihuni. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp2,1 milyar.

"Itu baru dihitung dari harga rumah satu unit Rp130 juta. Belum termasuk isinya," jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Sawahlunto Dedi Syahendry mengatakan, rengkahan tanah ini tidak bukat fenomena tanah. Tanah terbelah akibat drainase tidak lancar dan membuat air tergenang di dalam tanah. Tanah retak dan terbelah.

"Tim Tagana sudah kita turunkan, dua unit rumah tak layak huni dibongkar dan kita mendirikan posko di posisi yang aman dengan bantuan logistik," kata Dedi.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id