Tabrak Dua Orang Hingga Tewas, Sopir Ambulans Ditetapkan Tersangka

Antara 13 September 2018 14:58 WIB
tabrak lari
Tabrak Dua Orang Hingga Tewas, Sopir Ambulans Ditetapkan Tersangka
ilustrasi-medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
Padang: Polres Kota Padang menetapkan dua sopir ambulans berinisial A dan Af sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan tersangka usai menabrak dua orang hingga tewas di Jalan Sawahan Dalam, Padang Timur, Padang, Sumatera Barat, Senin, 10 September dini hari.

"Usai melakukan perbuatannya tersangka kabur dan ditangkap sebelum perbatasan Sumbar dengan Bengkulu," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Yulmar Try Himawan di Mapolresta Padang, Sumatera Barat, Kamis, 13 September 2019.

Yulmar menjelaskan, kedua tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati, juncto pasal 338 KUHP.


Selain A dan Af, ada satu tersangka lainnya dalam peristiwa itu yaitu C, namun dia masih menjadi buronan polisi sampai saat ini.

Korban dalam peristiwa maut itu adalah Taufik Hidayat, 33, dan Royal, 19. Berdasarkan pemeriksaan, kedua tersangka kesal karena sering dimintai uang setiap ambulans mengantarkan jenazah dari rumah sakit.

"Tersangka mengaku setiap mengantar jenazah sering dimintai uang oleh korban berkisar Rp50.000, karena terlalu sering akhirnya tersangka kesal," jelas Yulmar.

Kemudian pada Senin, 10 September, sebelum peristiwa penabrakan, korban yang berboncengan memukul kaca ambulans yang dikendarai tersangka hingga retak.

Tidak bisa menahan emosi, tersangka yang berada di mobil ambulans nomor polisi BA 1061 BI itu, akhirnya mengejar sepeda motor korban.

Tepat di Jalan Sawahan Dalam III, tersangka menabrakkan ambulans ke sepeda motor korban hingga keduanya terlempar, sedangkan sepeda motor hancur.

Ketiga tersangka kemudian turun dari ambulans, dengan tersangka Af dan C mengambil kayu balok yang berserakan di lokasi, dan A mengambil linggis untuk memukul korban Taufik Hidayat yang dilihat masih bernyawa.

Kedua korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi yang mengenaskan. Dalam insiden tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil ambulans, satu batang linggis, balok kayu, dan lainnya.

"Pengungkapan kasus ini bisa cepat dilakukan karena tim langsung ke lokasi sesaat usai kejadian, memintai keterangan, dan rekaman CCTV," pungkas Yulmar.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id