Jaksa Kembalikan Berkas 4 Tersangka KM Sinar Bangun
4 tersangka terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun. (Foto: Farida N)
Medan: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara mengembalikan berkas empat tersangka kasus karamnya KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba ke Penyidik Polda Sumut. Jaksa menilai berkas tersebut belum memenuhi syarat untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan.

Keempat tersangka, yakni nakhoda KM Sinar Bangun Poltak Soritua Sagala; Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir Golpa F Putra; Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir Rihad Sitanggang; dan anggota Kapos Pelabuhan Simanindo Karnilan Sitanggang.

"Berkas sudah diteliti jaksa," kata Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Kamis, 12 Juli 2018.


Sumanggar melanjutkan pada hari ini juga Kejati Sumut mengirimkan surat pengembalian itu ke Polda Sumut. Sehingga, jaksa menunggu berkas itu agar dilengkapi.

"Jadi, saat ini jaksa menunggu penyidik Polda melengkapi berkas kekurangan para tersangka," urai Sumanggar.

Namun, Sumanggar mengaku tidak bisa memerinci kekurangan apa saja yang harus dilengkapi penyidik Polri dalam berkas keempat tersangka. Kekurangan itu disebut terdiri dari syarat formil dan materil. 

"Sehingga sesuai ketentuan undang-undang, berkas belum memenuhi syarat yuridis," jelas Sumanggar.

Selain empat tersangka itu, penyidik Polda Sumut juga menetapkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan, sebagai tersangka. Namun, berkas milik tersangka Nurdin Siahaan belum diterima.

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin, 18 Juni 2018 sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu ini tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras. 

Total korban yang ditemukan sebanyak 21 orang, 18 di antaranya dalam keadaan selamat dan tiga orang lainnya tewas. Berdasarkan data yang dirilis Basarnas, ada 164 penumpang yang belum ditemukan tenggelam bersama bangkai kapal. Pencarian korban dihentikan lantaran terkendala kedalaman Danau Toba.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id