"Letak kapal tersebut juga belum kita ketahui di mana letaknya," kata Bupati Simalungun JR Saragih saat mengunjungi satu orang korban selamat yang dirawat di RSUD Tuan Rondahaim, Kamis, 21 Juni 2018.
Pencarian korban dan bangkai kapal kayu ini terkendala kedalaman air yang diperkirakan lebih dari 490 meter. Padahal, tim penyelam yang diturunkan hanya mampu menembus kedalaman 50 meter.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Karena itu, alat khusus akan diturunkan. "Ketika kita sudah tahu titik kordinat kapal tersebut, sesuai perjanjian dengan Kapolri akan dilaksanakan bukan hanya bekerja 12 jam, tapi 24 jam," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SUR)
