Kapal Tenggelam di Danau Toba

Presiden Minta Penanganan Korban dan Keluarga Maksimal

Farida Noris 24 Juni 2018 11:13 WIB
kapal tenggelam
Presiden Minta Penanganan Korban dan Keluarga Maksimal
Mensos Idrus Marham (berkemeja putih) mengunjungi keluarga yang menanti kabar pencarian korban KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Minggu24 Juni 2018, Medcom.id - Farida
Medan: Menteri Sosial Idrus Marham mengunjungi keluarga penumpang yang menjadi korban saat KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara. Idrus menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar penanganan korban maksimal.

Idrus mendatangi keluarga yang menanti kabar tentang korban di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Idrus juga menyampaikan Presiden prihatin dengan kondisi tersebut.

"Kami menyampaikan rasa perihatin yang sangat dalam sekaligus menyampaikan pesan Presiden Jokowi. Kami juga sangat memahami perasaan bapak dan ibu sekalian," ucap Idrus di hadapan puluhan keluarga korban, Minggu, 24 Juni 2018.


Tim gabungan memiliki waktu tujuh hari untuk menemukan korban dan kapal. Untuk itu, ujar Idrus, Presiden meminta tim memaksimalkan wktu tersebut. 

Idrus meminta doa dari warga Indonesia agar proses pencarian berjalan lancar. Sebab, tim sudah berusaha maksimal.

"Presiden juga berpesan jangan hanya korban. Tapi, pemerintah juga mengurusi keluarga yang sedang menanti kabar," lanjut Idrus.

Presiden juga berpesan pemerintah akan bertanggung jawab pada seluruh korban. Kementerian Sosial akan memberikan santunan sebesar Rp15 juta per korban. Lantaran itu, Idrus meminta pemerintah daerah membuat daftar nama korban.

"Rakyat kita susah ditimpa musibah, harus diberi bantuan. Jangan cerita manifes lagi. Karena tidak mungkin ada manifest di sini, kapal yang muatannya hanya 50 orang, tapi yang diangkut ratusan, tentu tidak mungkin ada manifest. Jadi jangan itu lagi yang dibahas. Kami percaya sama bapak ibu sekalian, maka akan kami beri bantuan," paparnya.

Kedatangan Idrus Marham, langsung disambut keluarga korban. Mereka menyampaikan keluh kesah dan meminta agar pencarian korban diupayakan maksimal agar jenazah dapat dibawa pulang. Dalam kesempatan itu, Idrus juga memberikan bantuan kepada keluarga korban.

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba pada Senin, 18 Juni 2018, sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) menuju Tigaras (Simalungun). 

Kapal tenggelam di perairan yang berjarak 1 mil dari Pelabuhan Tigaras. Diduga, kapal tenggelam akibat kelebihan muatan. Diduga, kapal mengangkut 200 penumpang.

Hingga berita ini dimuat, tiga jenazah ditemukan. Mereka yaitu Indah Juwita, 22, warga Desa Nagori Manik Saribu, Kabupaten Simalungun; Fitriani, warga Binjai; dan Tri Ulandari, 24, warga Aceh Tamiang. Sementara jumlah penumpang yang ditemukan selamat sebanyak 18 orang.



(RRN)