Banjir di Kuantan Singingi Meluas
ilustrasi Medcom.id
Pekanbaru: Banjir di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau semakin meluas. Jika sebelumnya sebanyak 2.949 rumah dan 1.513 hektare sawah terendam banjir, kini banjir merendam hampir 4.300 rumah. 

Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.  "Banjir akibat hujan terus menerus yang mengguyur sejumlah daerah di Riau. Di Indragiri Hulu, ada sekitar 4.300 rumah yang tergenang air luapan Sungai Indragiri," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger di Pekanbaru, Rabu 7 November 2018.

Edwar mengatakan, banjir di Kabupaten Indragiri Hulu terjadi pada 11 kecamatan dan 44 desa di sekitar bantaran Sungai Indragiri. Namun warga dilaporkan tidak mengungsi karena sebagian besar rumah di kawasan itu berbentuk rumah panggung.


"Warga bertahan di rumah masing-masing karena rumahnya rumah panggung," jelas Edwar.

Baca: Ribuan Rumah di Riau Terendam Banjir

Edwar merincikan, sebanyak 11 kecamatan yang diterjang banjir di Indragiri Hulu yaitu Lubuk Batu Jaya, Peranap, Rakit Kulim, Batang Peranap, Kelayang, Sei Lala, Pasir Penyu, Rengat, Kuala Cinako, Rengat Barat, dan Lirik.

"Selain rumah warga, satu SMP turut terendam. Tetapi, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, ketinggian air banjir diperkirakan mencapai 60 sentimeter hingga satu meter. BPBD Riau bersama BPBD setempat juga telah mendirikan tenda darurat dan posko koordinasi di sekitar wilayah tergenang banjir.

"Sudah disiagakan juga beberapa peralatan pengungsian berupa tenda. Tapi memang sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi," kata Edwar.

Edwar menambahkan, pihaknya mengimbau kepada warga khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk bersikap waspada terhadap banjir. Pasalnya, curah hujan di Riau diprediksi akan terus tinggi hingga beberapa hari ke depan.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id