Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (ant)

Ulat Tentara Serang Tanaman Jagung di Sumut

hama ulat
ant • 28 Mei 2019 14:51
Medan: Tanaman jagung seluas 2.000 hektare (ha) di Sumatra Utara diserang hama ulat Spodoptera frugiperda atau ulat tentara (grayak). Hama itu menyerang hampir di seluruh kabupaten di Sumut.
 
"Ulat ini jenis baru, cara menyerangnya berbeda. Kalau biasanya hama ulat larva ini bergerombol menyerang tanaman petani, tapi ini yang jenis ini baru yang suka mencari daun-daun baru yang belum terbuka. Jadi dimakan semua, ketika daun sudah terbuka di situ baru tampak serangannya," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprov Sumut, Marino, di kantornya. Senin, 27 Mei 2019.
 
Menurut Marino ulat menyerang tersebar di sejumlah kabupaten, seperti Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Langkat, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Nias Selatan, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Memang serangan hama ulat ini belum sampai ke tahap fuso, tapi tetap kita waspadai dan kita tanggulangi dengan pestisida."
 
Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprov Sumut, Dahler Lubis, menambahkan bahwa pihaknya sudah mengambil kebijakan dan langkah-langkah, di antaranya untuk penanggulangan ulat grayak. 
 
"Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan Tanaman Kementerian Pertanian di Jakarta," ujar Dahler. Pihaknya, akan membantu para petani jagung di sejumlah kabupaten itu dengan memberikan pestisida jenis Lamda dengan stok yang ada.
 
Sejumlah petani jagung di Kabupaten Dairi menyinyalir serangan hama ulat grayak jenis baru ini bersumber dari benih yang mereka gunakan.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif