Ribuan warga Tigo Sandiang, Kecamatan Nanggalo, Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, unjuk rasa dan memblokade Jalan Bypass Teluk Bayur-Bandara Internasional Minangkabau KM16 pada Selasa, 27 Februari 2018. Foto: Medcom.id/Alex Raje
Ribuan warga Tigo Sandiang, Kecamatan Nanggalo, Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, unjuk rasa dan memblokade Jalan Bypass Teluk Bayur-Bandara Internasional Minangkabau KM16 pada Selasa, 27 Februari 2018. Foto: Medcom.id/Alex Raje (Alex Rajes)

Ribuan Warga Padang Blokade Jalan Bypass karena Masalah Tanah

konflik agraria
Alex Rajes • 27 Februari 2018 11:47
Padang: Ribuan warga Tigo Sandiang, Kecamatan Nanggalo, Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, unjuk rasa dan memblokade Jalan Bypass Teluk Bayur-Bandara Internasional Minangkabau KM16 pada Selasa, 27 Februari 2018. Aksi tersebut terjadi karena perpindahan hak kepemilikan 765 hektare tanah.
 
Warga menunggu di lapangan karena mendapat informasi terkait pengukuran tanah milik Lehar.
"Masyarakat mendapa informasi surat semalam. Namun, surat pemberitahuan sampai ke Kantor Lurah tadi pagi," kata Epi, Sekretaris Anak Nagari Tigo Sandiang.
 
Masyarakat Tigo Sandiang tidak menerima tindakan dari BPN karena konflik tanah di daerah ini sudah berlarut larut. "Tanah ini sudah bersertifikat dan pemiliknya ada di lokasi saat ini," paparnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Makian dan teriakan pilu warga masih terdengar keras di lokasi. Emosi warga yang ikut aksi terpancing saat mobil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang datang membawa alat ukur tanah.
 
Sementara, Kepala Biro Operasional Polda Sumbar Djihartono menyebut masyarakat tidak menerima pengukuran tanah BPN Kota Padang. Separuh kekuatan dari tiga gabungan tim yakni Polresta Padang, Polda Sumbar, Brimob Padang Sarai Padang, diminta oleh pihak BPN untuk mengamankan pengukuran tanah.
 
"Tim gabungan diminta untuk pengamanan pengukuran tanah oleh pihak BPN," jelasnya
 
Pihak kepolisian akan melakukan mediasi kepada masyarakat dan pihak BPN di ruang pertemuan TVRI Biro Sumbar yang terletak di Bypass KM 16. Akibat aksi warga ini, Jalan Bypass yang merupakan jalan nasional ini macet hingga tiga kilometer.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif