Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal (Anwar Sadat Guna)

Pria di Batam Ditangkap karena Ancam Jaksa

kekerasan
Anwar Sadat Guna • 14 Maret 2019 18:38
Batam: Polres Tanjungpinang menangkap seorang pria berinisial RS terkait kasus dugaan pengancaman. Pria itu mengancam jaksa fungsional berinisial DS di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, yang tengah mengurus sebuah perkara.
 
Pihak kepolisian masih memeriksa intensif terduga pelaku. Terduga pelaku ditangkap di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Selasa, 12 Maret 2019.
 
"Masih dalam pemeriksaan. Besok kami ekspose ke rekan-rekan media," ungkap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali kepada Medcom.id, Kamis, 14 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain menangkap terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil yang dikendarai RS. "Kasusnya masih kami dalami. Ada barang bukti yang kita sita. Terkait dengan motif dugaan pengancaman terus kita dalami," ujarnya.  
 
Selain mengancam, RS diduga akan melakukan upaya percobaan pembunuhan terhadap DS, JPU di Kejaksaan Negeri Bintan. Saat ditangkap, polisi menemukan satu unit senjata api. Polisi juga menyita satu unit handphone milik pelaku.
 
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Edi Birton mengakui, pria berinisial RS yang mengancam dan mencoba melakukan tindak kejahatan terhadap jaksa. Pria itu bertindak sebagai eksekutor.
 
“Kasusnya sedang dikembangkan oleh penyidik, untuk mencari siapa otak pelakunya. Ancaman terhadap korban dilakukan karena mereka tidak terima dijadikan tersangka,” ujar Edy.
 
{enanganan perkara tersebut sudah dilakukan sesuai standar operaso Karena terbukti bersalah, jaksa melakukan tindakan hukum dengan menetapkan tersangka.
 
“Kalau terbukti bersalah, proses hukum harus ditegakkan. Jadi tidak perlu mengancam, karena kami bekerja sesuai prosedur dan SOP,” tegas Edy.
 
Informasi yang dihimpun, telepom RS menyimpan nama lengkap jaksa DS, jenis mobil yg dipakai , dan alamat rumah jaksa DS yang dikirim melalui SMS oleh seseorang.
 
Dugaan sementara, motif pelaku melakukan perbuatannya ada kaitannya dengan perkara yang sedang ditangani oleh jaksa DS.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif