ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (ant)

Tanah Datar Rawan Bencana

Banjir di Sumatera
ant • 19 Oktober 2018 13:27
Batusangkar: Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Irdinansyah Tarmizi mengatakan hampir seluruh daerah di wilayah kerjanya berada dalam zona rawan bencana alam. Sebab bentang wilayahnya terdiri dari perbukitan dan lereng gunung.
 
Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Irdinansyah Tarmizi mengatakan, daerahya setidaknya meliputi tiga gunung, yakni Gunung Singgalang, Gunung Marapi dan Gunung Sago. Menurut dia, pada kawasan kaki gunung tersebut banyak menyimpan air yang pada waktu-waktu tertentu akan kering. Namun, pada saat hujan lebat sangat rentan terjadinya banjir bandang maupun longsor.
 
Beberapa daerah yang dianggap rawan di antaranya adalah daerah Pasia Laweh, Sungai Tarab, Pariangan, Malalo, Batipuah, X Koto Lintau dan lain-lain. Selain ancaman banjir, beberapa daerah yang berada di kawasan kaki Gunung Marapi juga rentan terhadap ancaman erupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengingat begitu rentannya Tanah Datar terhadap ancaman bencana, maka pihaknya sudah memerintahkan seluruh camat dan wali nagari untuk terus memantau daerahnya masing-masing, kemudian mengingatkan masyarakat agar terus waspada.
 
Sementara untuk menghadapi hal tersebut, ia mengatakan pihaknya sudah cukup siap dalam hal mitigasi bencana melalui lembaga-lembaga yang ada di tingkat kabupaten hingga tingkat nagari.
 
"Kita mempunyai BPBD, Tagana, Satgas nagari, kelompok siaga bencana serta beberapa OPD yang berkaitan dengan penanganan bencana," ujarnya.
 
Selain di Tanah Datar, akibat hujan deras yang mengguyur Sumbar sejak Kamis 11 Oktober 2018. setidaknya terdapat 11 kabupaten dan kota  direndam banjir.
 
Sebelumnya Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman mengatakan beberapa daerah yang terkena banjir diantaranya adalah Kabupaten Tanah Datar, Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam, Kepulauan Mentawai, Sijunjung, Kota Sawahlunto, dan Kabupaten Solok. 

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif