BKSDA Sumbar Tangkap Anak Harimau di Kabupaten Agam
(ILUSTRASI) Seekor Harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae) meminum air kolam, di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Sumatera Barat. Foto: Antara/Iggoy El Fitra
Agam: Seekor anak harimau Sumatera tertangkap di Palupuah, Kabupaten Agam, Sabtu, 14 April 2018. Harimau yang diperkirakan berumur dua tahun itu masuk perangkap di hari ketiga dipasangnya kerangkeng besi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Keberadaan harimau ini membuat penduduk setempat cemas. Pasalnya, sejak dilaporkan tiga bulan lalu, sedikitnya tujuh ekor anjing sudah menjadi mangsa. 

Kepala BKSDA Sumbar Resort Bukittinggi, Andrick mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan nasib harimau itu. “Sudah kami laporkan ke pimpinan, selanjutnya kami tunggu intruksi dulu mau dibawa kemana harimaunya,” kata Andrik saat dihubungi Medcom.id.


Andrik menjelaskan, laporan harimau berkeliaran di pemukiman warga pertama kali masuk pada 26 Februari 2018. BKSDA langsung menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan pengusiran menggunakan meriam karbit.

“Setelah beberapa pekan tidak ada lagi gangguan, pada 5 April, warga melaporkan ada seekor anjing yang kembali jadi mangsa. Maka dari itu tiga hari lalu kami pasang kerangkeng,” jelas Andrik.

Jumlah harimau yang dilaporkan warga diprediksi sebanyak tiga ekor. Satu induk, dengan dua anaknya.

“Setelah yang ini (anak harimau) tertangkap, kami minta perangkat nagari untuk menyebarkan informasi agar masyarakat makin waspada,” pungkasnya.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id