KM Sinar Bangun Tenggelam

Polisi Pastikan Bakal Ada Tersangka Baru

Farida Noris 25 Juni 2018 13:21 WIB
kapal tenggelam
Polisi Pastikan Bakal Ada Tersangka Baru
Direktur Reserse Kriminal Umum (DirKrimum) Kombes Pol Andi Rian. (Foto: Farida N)
Medan: Sejumlah saksi masih diperiksa penyidik Polda Sumatera Utara. Penyidik pun memastikan, akan ada penambahan tersangka baru terkait tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara. 

"Akan ada penambahan tersangka baru. Tapi nanti akan dilakukan gelar perkara dengan menghadirkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum (DirKrimum) Kombes Pol Andi Rian, di Mapolda Sumut, Medan, Senin, 25 Juni 2018.

Andi mengungkap, penyidik telah memeriksa sedikitnya 14 saksi yakni penumpang, staf pelabuhan penyeberangan, staf Dinas Perhubungan Samosir, dan Kepala Dinas Perhubungan Samosir Nurdin Siahaan. 


"Statusnya (Nurdin Siahaan) masih sebagai saksi. Kami akan kembangkan dan menunggu hasil penyidikan. Karena insiden ini disebabkan kelalaian yang sangat fatal. Ini perbuatan yang sangat teledor, mau untung sebanyak-banyaknya, tapi mengakibatkan ratusan penumpang jadi korban," tegasnya. 

Penyidik telah menetapkan empat tersangka, yakni Poltak Soritua Sagala selaku nakhoda kapal dan sekaligus sebagai pemilik kapal, tiga orang dari pihak regulator yakni Karnilan Sitanggang selaku pegawai honor Dishub Samosir yang juga anggota Kapos Pelabuhan Simanindo. 

Golpa F Putra selaku Kapos Pelabuhan Simanindo yang juga PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir dan Rihad Sitanggang selaku Kabid Angkutan Sungai dan Danau Perairan.

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin 18 Juni 2018 sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras. Kapal tenggelam diduga akibat kelebihan muatan. 

Total korban yang telah ditemukan yakni 21 orang, 18 di antaranya masih hidup, dan tiga orang lainnya tewas. Diperkirakan ada 184 penumpang yang belum ditemukan tenggelam bersama bangkai kapal. 



(LDS)