Delapan Terduga Teroris Ditangkap Terkait Penyerangan Mapolda Riau

Anwar Sadat Guna 17 Mei 2018 15:29 WIB
Teror di Mapolda Riau
Delapan Terduga Teroris Ditangkap Terkait Penyerangan Mapolda Riau
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kanan) menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada Anggota Provost Polda Riau Aipda JB Panjaitan saat upacara kenaikan pangkat luar biasa di Mapolda Riau, di Pekanbaru, Riau, Kamis (17/5). Antara
Pekanbaru: Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak delapan terduga teroris ditangkap di sejumlah daerah di Riau pascaserangan di Mapolda Riau, Rabu, 16 Mei 2018.

"Hasil pengembangan dari kasus (penyerangan mapolda) ini, sudah delapan orang terduga jaringan teroris ditangkap," kata Kapolri dalam kunjungannya ke Markas Polda (Mapolda) Riau, Kamis, 17 Mei 2018. 

Kedelapan orang yang ditangkap saat ini masih diperiksa intensif oleh tim gabungan dari Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres. 


"Belum dapat kami sampaikan hasil pemeriksaannya. Nanti setelah selesai diperiksa kami sampaikan hasilnya," ujarnya. Kedelapan terduga jaringan teroris tersebut ditangkap di beberapa wilayah, di antaranya Kota Dumai dan Pekanbaru. 

Tito menegaskan kelompok yang menyerang Mapolda Riau ada kaitannya dengan kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat; dan Surabaya, Jawa Timur, yakni dilakukan oleh jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD).

"Saya berani nunjuk hidung siapa di balik semua rentetan penyerangan ini. Karena bukan baru kali ini kita mengikuti, tetapi sudah sejak 3-4 tahun lalu. Kami sudah mempelajari pergerakan dan aktivitas mereka," ungkap Tito.

Ia menambahkan jaringan kelompok JAD bukan jaringan lokal melainkan sudah menyebar di berbagai wilayah di Indonesia. Polri juga telah memetakan wilayah yang menjadi basis JAD di Indonesia. 

"Kelompok jaringan JAD ini sudah ada di beberapa wilayah di Indonesia, sehingga kami berani mengatakan bahwa pelaku-pelaku yang menyerang adalah jaringan JAD," ungkapnya. 

Kapolri mengapresaisi gerak cepat dan kesiapsiagaan jajaran Polda Riau yang mampu melumpuhkan empat teroris saat menerobos masuk mapolda dan menyerang beberapa anggota kepolisian. 

"Saya datang ke Polda Riau juga sekaligus memberikan penghargaan kepada jajaran yang berhasil melumpuhkan para pelaku. Penghargaan juga diberikan kepada anggota yang menjadi korban dalam penyerangan ini," ujarnya. 



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id