Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga bersama Dirpolairud Polda Kepri menggelar konferensi pers ungkap kasus penangkapan 1.000 karung bawang merah asal India, di Mapolda Kepri, Selasa, 19 Februari 2019.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga bersama Dirpolairud Polda Kepri menggelar konferensi pers ungkap kasus penangkapan 1.000 karung bawang merah asal India, di Mapolda Kepri, Selasa, 19 Februari 2019. (Anwar Sadat Guna)

Polairud Sita 1.000 Karung Bawang Ilegal asal India

barang ilegal
Anwar Sadat Guna • 19 Februari 2019 19:59
Batam: Jajaran Dipolairud Polda Kepri berhasil mengungkap kasus dugaan penyelundupan sekitar 1.000 karung bawang merah asal India dari Batu Pahat, Malaysia. Kapal yang mengangkut ribuan karung bawang tersebut, rencananya akan dibawa menuju Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. 
 
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, mengatakan, kapal yang berlayar dari Malaysia tersebut ditangkap pada Sabtu, 16 Februari 2019 sekira pukul 04.05 WIB. Sebanyak 1.000 karung bawang merah India disita dari atas kapal KM Dani GT. 6. 
 
"Kapal tersebut mengangkut bawang merah India tanpa dilengkapi dengan surat Karantina asal. Hasil pemeriksaan kapal KM Dani GT. 6 tersebut diawaki oleh empat orang kru atas nama inisial NI selaku nakhoda, Rafoudin, H. Mohd Sayuti Bin Aabdullah, dan Encik Adi masing-masing selaku ABK," ujar Erlangga, di Mapolda Kepri, Selasa, 19 Februari 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengungkapan kasus penyelundupan itu berawal saat Kapal Patroli Polisi XXXI-1003 Ditpolairud Polda Kepri melakukan patrol rutin di perairan Pulau Lalang, Tanjungbatu, Kundur, Kabupaten Karimun.
 
Patroli lalu mencegat sebahau kapal yang mencurigakan dengan mengangkut ribuan karung di kapalnya. Saat diperiksa, KM. Dani GT. 6 yang dinakhodai Novi Ismayudi Bin Ismail bermuatan 1.000 karung bawang merah India. 
 
"Muatan itu tanpa dilengkapi dokumen sah, yakni surat dari karantina asal. Kapal itu selanjutnya di ad-hock dan dikawal menuju Mako Ditpolairud Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. 
 
Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol Benyamin Sapta menambahkan, pihaknya menyita sejumlah barang bukti dari kasus tersebut, yakni; satu unit kapal KM DANI GT. 6; satu bundel dokumen kapal, dan 1.000 karung bawang merah India. 
 
Terkait dengan kasus ini, kata Benyamin, tersangka melanggar pasal 5 UU No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, dan pasal 31 ayat (1) UU No 16 tahun 1992, dengan pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp150 juta. 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif