Presiden Joko Widodo didampingi pejabat terkait meresmikan jalan tol trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni - Terbanggi Besar di Gerbang Tol Natar, Tanjung Sari, Natar, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (8/3/2019). MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo didampingi pejabat terkait meresmikan jalan tol trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni - Terbanggi Besar di Gerbang Tol Natar, Tanjung Sari, Natar, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (8/3/2019). MI/Ramdani (Fachri Audhia Hafiez)

Jokowi Targetkan Tol Lampung-Aceh Rampung 2024

jalan tol trans sumatera
Fachri Audhia Hafiez • 09 Maret 2019 09:23
Lampung: Ruas tol Trans Sumatera yang menghubungkan Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer (km), resmi dibuka Jumat, 8 Maret 2019 pagi. Peresmian ruas tol terpanjang di Indonesia ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Gerbang Tol Natar, Lampung Selatan, Bandar Lampung.
 
"Hari ini akan kita meresmikan ruas tol terpanjang yang pernah saya resmikan. Kita harapkan di bulan Juni akan segera tersambung dengan jalan tol ini yaitu ke Palembang," kata Jokowi di Lampung, Jumat, 8 Maret 2019.
 
Jokowi menargetkan, Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Banda Aceh sampai Pelabuhan Bakauheni, Bandar Lampung, akan tersambung secara penuh pada 2024 .

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selanjutnya, dari Lampung sampai ke Aceh. Mudah-mudahan 2024 tersambung. Insyaallah," ujar Jokowi.
 
Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Rini M Soemarno yang turut mendampingi Jokowi, mengaku bangga dengan proses penyelesaian proyek Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang proses pengerjaannya dimulai dari nol.
 
"Kita sebagai BUMN cukup bangga karena ini benar-benar mulai dari nol. Jadi tahun 2015 itu penentuan lokasi saja belum ada. Jadi benar-benar 4 tahun dari penentuan lokasi sampai selesai ini persis empat tahun," ujar Rini.
 
Sementara itu, Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo, turut mengapresiasi dengan diresmikannya Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar oleh Jokowi. Dia berharap ruas tol tersebut mampu memperlancar alur distribusi barang.
 
"Sehingga waktu yang ditempuh menjadi lebih singkat dan mobilitas masyarakat di wilayah Pulau Sumatera," ujar Bintang.
 
Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar membentang dari Pelabuhan Bakauheni hingga Terbanggi Besar, yang terbagi atas Subseksi 1 Pelabuhan Bakauheni-Simpang susun Bakauheni sepanjang 8,8 km.
 
Subseksi 2 Simpang susun Bakauheni-Kalianda sepanjang 18,5 km. Kemudian Subseksi 3 Simpang susun Kalianda-Sidomulyo sepanjang 11,7 km; Subseksi 4 Simpang susun Sidomulyo-Lematang sepanjang 35,4 km; dan Subseksi 5 Simpang susun Lematang-Kotabaru sepanjang 4,3 km.
 
Selanjutnya subseksi 6 Simpang susun Kotabaru-Branti sepanjang 17,9 km; Subseksi 7 Simpang susun Branti-Metro sepanjang 12,6 km; Subseksi 8 Simpang susun Metro-Gunung Sugih sepanjang 22,5 Km, dan Subseksi 9 Simpang susun Gunung Sugih-Terbanggi Besar sepanjang 8,9 Km.
 
Pengerjaan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dapat terealisasi melalui sinergi BUMN. Ada pun perusahaan yang terlibat diantaranya, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, dan PT Adhi Karya.
 
Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km, yang terbagi dalam 4 paket. PT PP Tbk mengerjakan paket 1 dari Bakauheni ke Sidomulyo sepanjang 39 km. Kemudian dilanjutkan PT Waskita Karya Tbk yang mengerjakan paket 2 dari Sidomulyo ke Kotabaru sepanjang 39,7 km. Kemudian PT Adhi Karya Tbk yang menggarap Paket 3 dari Kotabaru ke Metro sepanjang 29,9 km. Serta PT Wijaya Karya Tbk yang mengerjakan paket 4 dari Metro ke Terbanggi Besar sepanjang 31,4 km.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif