MV An Kang Sudah 2 Tahun Bongkar Muat di Perairan Indonesia

Anwar Sadat Guna 26 November 2018 16:43 WIB
kapal asing
MV An Kang Sudah 2 Tahun Bongkar Muat di Perairan Indonesia
Danguskamla Koarmada I Laksma TNI Dafit Santoso saat konferensi pers pengungkapan kapal asing ship to ship di perairan Indonesia, Senin, 26 November 2018.
Batam: Kapal-kapal asing kerap menjadikan wilayah perairan Indonesia untuk melakukan bongkar muat barang, termasuk memindahkan barang dari satu kapal ke kapal lainnya (ship to ship). Kegiatan itu dilakukan berulang kali oleh kapal asing, termasuk kapal MV An Kang yang ditangkap Kapal Patroli KRI Kalmapur.       

Kurniawan, nakhoda kapal MV An Kang, mengaku sudah sekitar dua tahun melakukan ship to ship di perairan Indonesia. Ini bukan yang pertama kali dilakukan MV An Kang, tetapi sudah beberapa kali. Ship to ship yang dilakukan kapal asal Singapura ini seringkali dengan kapal asing.  

"Sudah dua tahun, sejak menakhodai kapal ini (MV An Kang)," ujar Kurniawan saat ditanya sudah berapa lama melakukan ship to ship dan bongkar muat di wilayah perairan Indonesia, di Dermaga Lanal Batam, Senin, 26 November 2018. Warga negara Indonesia ini mengaku, hanya ditugaskan menerima dan mengantar barang dari dan ke atas kapal asing di titik koordinat yang sudah ditentukan.


Baca: KRI Kalmapur Tangkap Kapal Asing sedang Bongkar Muat Barang

"Kami meneruskan saja. Kalau melihat lokasinya, memang lebih dekat dari Pelabuhan Singapura, namun kegiatan ini (ship to ship) selalu dilakukan di koordinat yang sama (di perairan Indonesia)," aku Kurniawan. 

Pria ini mengaku tidak mengetahui alasan dipilihnya perairan Indonesia untuk memindahkan barang ke kapal lain karena ia hanya diminta oleh owner perusahaan bertemu kapal lain di titik koordinat yang sudah ditentukan. "Untuk ship to ship ini, kapal MV An Kang dan MT PU TUO SAN berasal dari satu perusahaan, satu owner," ujarnya. 

Kapal MV An Kang diamankan oleh Kapal Patroli KRI Kalmapur saat melakukan ship to ship di perairan Indonesia. Satu kapal lainnya, yakni MT PU TUO SAN kabur menuju perairan internasional dan masih dalam pengejaran. Sebanyak 11 ABK, termasuk nakhoda kapal MV An Kang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Komandan Guskamla Koarmada I Laksma TNI Dafit Santoso mengatakan, ada 11 kru kapal yang diamankan. 10 ABK di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dan satu orang warga negara Indonesia (WNI). 

"Kapal asing ini diamankan pada 21 November 2018 sekitar pukul 17.00 WIB. Sekarang merapat di Dermaga Lanal Batam untuk proses hukum lebih lanjut," ungkap Dafit. 

Hadir mendampingi Komandan Guskamla Koarmada I, yakni Kepala Kantor Imigrasi Khusus Kota Batam Lucky, Kepala Kantor Bea Cukai Batam Susila Brata, dan pejabat utama Guskamla Koarmada I. 




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id