Hingga berita ini dimuat, kurang lebih 180 penumpang kapal belum ditemukan. Padahal, proses pencarian sudah memasuki hari ke-6. Penemuan penumpang terakhir kali pada Kamis, 21 Juni Juni 2018. Korban dalam kondisi tak bernyawa.
Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, mengatakan mendapatkan titik koordinat dari dinas perhubungan setempat. Tim lalu mencari di lokasi. Namun pencarian nihil.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Lalu, kami menduga penumpang terjebak di dalam kapal, makanya pencarian kapal ini sangat penting," kata Budiawan, Sabtu, 23 Juni 2018.
Tim juga bertanya kepada nakhoda KMP Sumut II yang melihat dan menyelamatkan beberapa penumpang setelah kapal tenggelam.
KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba pada Senin, 18 Juni 2018, sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) menuju Tigaras (Simalungun).
Kapal tenggelam di perairan yang berjarak 1 mil dari Pelabuhan Tigaras. Diduga, kapal tenggelam akibat kelebihan muatan. Diduga, kapal mengangkut 200 penumpang.
Sementara itu, tim menemukan tiga penumpang dalam kondisi meninggal. Yaitu Indah Juwita, 22, warga Desa Nagori Manik Saribu, Kabupaten Simalungun; Fitriani, warga Binjai; dan Tri Ulandari, 24, warga Aceh Tamiang. Ketiga jenazah sudah diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Adapun korban yang ditemukan selamat sebanyak 18 penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
