Pembunuhan Mayat Wanita Dalam Kardus Dipicu Kosmetik
Tersangka Hendri, 30, (baju oranye) mengakui perbuatannya. Medcom.id/Farida Noris
Medan: Pembunuhan sadis Rika Karina, 21, yang jasadnya dimasukkan dalam kardus dan ditinggal di atas motor, dilatarbelakangi cekcok jual beli kosmetik. Tersangka Hendri, 30, membunuh Rika karena merasa tak diacuhkan korban dalam bisnis.

"Tersangka merasa disepelekan korban dari hasil pembicaraan jual beli kosmetik. Kemudian terjadi cekcok, sehingga uang yang sudah terlanjur diberikan pada korban seakan-akan tidak mungkin kembali lagi," kata Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen, Kamis, 7 Juni 2018.

Korban sampai saat ini belum memberikan barang kosmetik yang sudah dibeli dan dibayar tersangka senilai Rp4,2 juta. Pembayaran tersebut dilakukan sekitar 31 Mei 2018 di Milenium Plaza (tempat korban bekerja).


Baca: Pembunuh Wanita Dalam Kardus di Medan Ditangkap

Hendri alias Ahen, warga Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Titi Papan, Medan, Sumatera Utara, mengakui perbuatannya. Dia menganiaya korban hingga meninggal dunia di rumahnya pada, 5 Juni 2018, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Kemudian tersangka menganiaya korban dengan membenturkan kepala korban ke dinding tembok rumah dan menikam leher korban dengan menggunakan pisau. Tersangka lalu menyayat pergelangan tangan korban," urainya.

Tersangka memasukkan jasad korban ke dalam koper jenis kain, kemudian dibungkus kardus dan dilakban. Tersangka lalu membawa bungkusan tersebut dengan menggunakan sepeda motor korban ke arah TKP di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat tepatnya di samping Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan).

Baca: Mayat Wanita Dalam Kardus Ditinggal di Atas Motor

Di lokasi itu, tersangka meninggalkan sepeda motor beserta bungkusan kardus yang berisi jasad korban. "Setelah itu, tersangka berjalan kaki ke arah Jalan Karya dan melemparkan helm korban ke pekarangan kosong milik warga seputaran TKP, dan tersangka pulang naik becak ke rumahnya," paparnya.

Sekitar pukul 05.00 WIB, tersangka membawa bungkusan plastik hitam yang ada di rumahnya yang berisi tas korban, baju, dan sandal korban. Barang-barang korban dibuang ke Sungai Deli Titi Papan.

Polisi menangkap tersangka tadi pagi pukul 03.00 WIB di rumahnya. Tersangka sempat ditembak pada bagian kaki karena berusaha kabur.

Hendri dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Baca: Mayat Wanita Dalam Kardus Korban Pembunuhan



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id