Kompol Fahrizal Dibantarkan ke RS Jiwa

Farida Noris 17 April 2018 18:43 WIB
penembakan
Kompol Fahrizal Dibantarkan ke RS Jiwa
Kapolda Sumut dalam gelar perkara penembakan yang dilakukan Wakapolres Lombok Tengah di Medan, Kamis, 5 April 2018, Medcom.id - Farida
Medan: Kondisi kejiwaan Kompol Fahrizal, 41, yang menembak mati adik iparnya Jumingan, hingga kini masih labil. Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal, itu akhirnya dibantarkan ke Rumah Sakit (RS) Jiwa Medan.

"Untuk mempermudah penanganan," kata Direktur Reserse Kriminal (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Andi Rian, Selasa, 17 April 2018.

Andi Rian menyebutkan Kompol Fahrizal dibantarkan ke RS Jiwa guna mendapatkan observasi kejiwaan yang lebih intens dari para ahli. Fahrizal juga bisa mendapatkan perawatan kejiwaan yang lebih intensif.


"Sampai saat ini belum bisa digali motifnya. Karena kondisi kejiwaan Fahrizal yang masih labil. Sehingga dibantarkan ke RS Jiwa. Meski begitu, kasus pidananya akan tetap dilanjutkan," jelasnya.

Untuk memeriksa kondisi kejiwaan Fahrizal, pihaknya melibatkan tim psikiater dan ahli-ahli dari internal maupun eksternal Polri dalam mengobservasi kejiwaan Kompol Fahrizal. 

"Hal ini sesuai petunjuk dari tim forensik kejiwaan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dengan diperiksa kejiwaan selama 14 hari," urainya.

Selama menjalani pemeriksaan, lanjut Andi Rian, mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Medan merasa kalau dirinya seolah-olah masih dalam pekerjaan. 

"Malah dia mengatakan kepada penyidik, udah dulu ya. Saya capek kali ini. Mau pulang dulu," ujar Andi Rian meniru omongan Fahrizal saat diperiksa penyidik.

Seperti diketahui, Kompol Fahrizal tega menembak mati adik iparnya Jumingan, Rabu 4 April 2018 malam. Tersangka meletuskan senjata sebanyak enam kali hingga korban tewas bersimbah darah. Jasad Jumingan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk otopsi. Sementara Fahrizal sudah menyerahkan diri ke Polda Sumut.

Fahrizal saat ini menjabat Wakapolres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya dia menduduki sejumlah posisi di jajaran Polda Sumut, seperti Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, Kasat Reskrim Polresta Medan, kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, sebelum akhirnya menempuh pendidikan Sespim.




(ALB)