Korban Hilang KM Berkat Anugrah Masih Dicari
Tim SAR berusaha mencari dan mengevakuasi penumpang kapal KM Berkat Anugrah yang tenggelam di perairan Tanjung Kelit, Senayang, Kabupaten Lingga, Kepri, Minggu 24 Juni 2018, dok istimewa
Batam: Sebanyak 12 korban KM Berkat Anugrah telah dievakuasi tim gabungan, pada Minggu 24 Juni 2018. Dari total 13 penumpang, sebanyak 11 penumpang selamat, satu tewas, sedangkan satu lainnya masih dicari. 

Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Eko Suprianto, mengatakan penumpang selamat dan meninggal dievakuasi ke Tanjung Kelit, Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, atau sekitar 8,7 neutical mil (NM) dari lokasi kejadian. 

"Bagi penumpang yang hilang saat ini masih dalam pencarian. Mudah-mudahan segera ditemukan," ujarnya. 


Adapun identitas 13 penumpang KM Berkat Anugrah yang tenggelam di perairan Tanjung Kelit yakni;

1. Aris, 58, alamat Nipah Panjang
2. Syaril, 55, alamat Sumur Sabak
3. Andi Hasbih, 13, alamat Batuampar Blok C No 21, Batam
4. Syaiful Rahman,15, alamat Jakarta
5. Jumadi, 21, alamat Nipah Panjang
6. Andi Rosmawati, 38, alamat Batuampar, Batam
7. Amat, 5 tahun, alamat Batuampar, Batam
8. Sarbini, 55, alamat Bengkong Nusantara, Blok C No 16, Batam
9. Selamat Santoso, 17, alamat Bengkong, Batam
10. Nude, 70, alamat Baran
11. Adi, 28, alamat Nipah Panjang
12. Andre, 30.

Sedangkan korban yang tewas adalah Eri, 45, warga Bengkong Nusantara, Blok C, Batam. 

Kapal mengangkut 11 pria, 2 perempuan, dam satu balita laki-laki. Sebagian besar penumpang berasal dari Nipah Panjang, Jambi dan Batam.

Kapal berlayar dari Nipah Panjang pada Sabtu 23 Juni 2018, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat kapal berlayar, ombak tinggi menghantam. Air masuk ke dalam kapal. Mesin pompa tak mampu mendorong air keluar dari kapal. Kapal karam lalu tenggelam.

Baca: Kapal Kargo Angkut 13 Penumpang Tenggelam di Kabupaten Lingga



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id