Lima Kapal Nelayan Vietnam Ditenggelamkan
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Batam: Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menenggelamkan lima kapal ikan asing berbendera Vietnam, Kamis, 21 November 2018. Kelima kapal nelayan asing itu ditenggelamkan di perairan Pulau Momol Kecil, Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Kejari Batam Dedie Tri Hariyadi mengatakan, empat dari lima kapal yang ditenggelamkan pagi ini sudah berkekuatan hukum tetap inkracht. Satu kapal lainnya dalam putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

"Satu (kapal) kasasi MA namun tetap dilakukan eksekusi. Kami dari kejaksaan merupakan eksekutor untuk menenggelamkan kapal-kapal tersebut," ujar Dedie, Kamis, 21 November 2018.


Kapal ikan asing tersebut ditenggelamkan dengan dilubangi dan dimasukkan pasir ke bagian lambung kapal. Kejari Batam sengaja tidak menggunakan peledak dalam penenggelaman kapal.

"Kami lakukan dengan cara soft agar tidak mengganggu ekosistem laut seperti terumbu karang dan habitat laut lainnya," ujar Dedi.

Cara tersebut juga dilakukan agar solar dari kapal tidak menyebar dan mengotori laut. Tujuh tersangka yang terkait dengan kapal ilegal sudah menerima vonis.

"Empat orang nakhoda sudah dieksekusi (dipenjara) lainnya saat ini masih dalam proses persidangan tingkat kasasi," ujarnya.

Seluruh nakhoda kapal berkewarganegaraan Veitnam. Sesuai UU No 45 tahun 1999, terpidana dipidana denda dan subsider penjara.

"Karena tidak bisa membayar denda, sehingga terpidana menjalani hukuman subsider kurungan," tuturnya.

Kelima kapal tersebut ditangkap karena mencari ikan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Batam. Bobot kapal yang ditangkap bervariasi.

Kelima kapal yang ditenggelamkan yakni KM KNF 7445 dengan terpidana LY Truong Giang berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No. 2612K/Pid.Sus/2017, tanggal 14 Maret 2018.

Kemudian KM BV 93115 TS dengan terpidana Nguyen Do Hoai Trung berdasarkan putusan pengadilan perikanan PN Tanjungpinang No.18/Pid.Sus-PRK/2018/PN.Tpg tanggal 25 Oktober 2018.

KM BV 92896 TS dengan terpidana Nguyen Thanh berdasarkan putusan Pengadilan Perikanan PN Tanjungpinang No.16/Pid.Sus-PRK/2018/PN.Tpg tanggal 25 Oktober 2018.

KM BV 92897 TS dengan terpidana Nguyen Hubg Vi berdasarkan putusan Pengadilan Perikanan PN Tanjungpinang No.15/Pid.Sus-PRK/2018/PN.Tpg tanggal 1 November 2018.

Terakhir KM BV 93114 TS dengan terpidana Nguyen Ngoc Tru berdasarkan putusan Pengadilan Perikanan PN Tanjungpinang No.20/Pid.Sus-PRK/2018/PN.Tpg tanggal 1 November 2018.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id