Bus Logistik Terguling, Tour de Singkarak Tetap Berjalan
Polisi mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan bus angkut logistik untuk Tour de Singkarak di Sijunjung, sumber foto: istimewa
Sijunjung: Kecelakaan bus logistik tak mengganggu pelaksanaan Tour de Singkarak 2018 di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Bus yang kecelakaan itu mengangkut perlengkapan tim dari lokasi lomba ke penginapan.

Race Director Tour de Singkarak 2018 Jamaludin Mahmood mengatakan kecelakaan terjadi pada bus bernomor polisi B 7289 CDA. Bus mengangkut perlengkapan tim sepeda Bike Aid asal Jerman.

"Kecelakaan itu murni kelalaian sopir. Harusnya sopir paham jalur yang akan dilintasi," ungkap Jamal melalui sambungan telepon kepada Medcom.id, Senin, 5 November 2018.


Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Jorong Simancung, Kenagarian Padangsibusuk, Kecamatan Kupitan, tadi pagi. Namun, ujar Jamaluddin, kecelakaan tak mengganggu turnamen sepeda tingkat dunia itu.

Panitia, lanjut Jamal, mengganti bus untuk memperlancar mobilitas tim. 

Di sisi lain, kondisi jalan juga menjadi faktor lain penyebab kecelakaan itu. Jamal mengapresiasi langkah pemerintah yang memperbaiki jalan sebelum balapan di mulai.

Namun dengan digunakannya jalan itu untuk lalu lintas kendaraan bermuatan berat, kontur jalan jadi tidak rata dan membahayakan.

"Hal itu dugaan kita, tapi sejauh ini langkah pemerintah untuk memperbaiki jalan sebelum balapan berlangsung patut diapresiasi," ucap Jamal.

Bus pengangkut logistik itu menabrak tebing lalu terguling. Bus berisi dua orang, sopir Riki dan liasion officer tim Bike Aid, Reni. Keduanya hanya luka ringan atas kejadian tersebut.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id