Warga menunjukan rumahnya yang rusak akibat gempa bumi di Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Istimewa
Warga menunjukan rumahnya yang rusak akibat gempa bumi di Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Istimewa (ant)

Korban Gempa Solok Selatan Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

gempa
ant • 12 Maret 2019 13:25
Padang Aro: Sejumlah korban gempa bumi di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, masih bertahan di tenda pengungsian, Senin, 11 Maret 2019. Korban yang masih bertahan lantaran rumahnya rusak berat.
 
"Warga masih merasakan guncangan gempa sehingga warga yang rumahnya mengalami rusak sedang takut kembali ke rumah," kata Camat Sangir Balai Janggo, Muslim,  di Padang Aro, Selasa 12 Maret 2019. 
 
Muslim menyebut untuk korban gempa yang rumahnya rusak ringan sudah berani balik ke rumah, tetapi yang rusak berat memilih bertahan di tenda pengungsian. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Korban gempa berharap pemerintah membantu perbaikan rumah mereka yang rusak akibat gempa," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan Johny Hasan Basri mengatakan, pihaknya masih memvalidasi di lapangan terkait jumlah kerusakan akibat gempa.    "Hari ini terakhir kami melakukan validasi dan besok akan dibahas terkait habisnya masa tanggap darurat," ujarnya.
 
Dia mengatakan, ada sebagian kecil rumah yang rusak berat atau sedang tidak berani kembali ke rumah tetapi ada juga yang sudah menumpang di rumah sanak saudara yang tidak rusak.
 
Ia menyebutkan pergerakan gempa sekarang sudah cenderung menurun seperti sekali dua hari dan akibatnya tidak signifikan. "Sekarang intensitas gempanya sudah menurun sampai ia berhenti total," ujarnya.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi