Ilustrasi pajak, Medcom.id
Ilustrasi pajak, Medcom.id (Anwar Sadat Guna)

Penerimaan Bea Cukai Batam Lampaui Target 2018

bea cukai
Anwar Sadat Guna • 03 Januari 2019 18:50
Batam: Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kepulauan Riau, menerima dana dari kepabeanan dan cukai sebesar Rp168 miliar di tahun 2018. Angka tersebut mampu melampui target yang dibebankan pemerintah sebesar Rp142 miliar. 
 
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata, mengungkapkan, pencapaian penerimaan tersebut terbilang tinggi dari target. Yaitu 118 persen dari target.
 
"Ini pencapaian terbaik kami. Realisasi penerimaan di tahun 2018 juga jauh lebih tinggi dibandingkan penerimaan pada 2017 lalu sebesar Rp142 miliar," ungkap Susila dalam paparan Pencapaian Kinerja Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, di Kantor Bea dan Cukai Batam, Kamis, 3 Januari 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Susila mengungkapkan, pendapatan terbesar Bea dan Cukai Batam pada 2018, diperoleh terutama dari bea barang masuk. "Terutama dari barang masuk. Barang (produk) jadi dari sini yang dikirim ke wilayah lain di Indonesia. Selain barang jadi, penerimaan juga diperoleh dari bea cukai, namun tidak terlalu banyak," ungkapnya. 
 
Penerimaan Bea Cukai Batam Lampaui Target 2018
(Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam memaparkan capaian kinerja KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam di Kantor Bea dan Cukai Batam, Kamis, 3 Januari 2019, Medcom.id - Anwar Sadat Guna)

 
Susila menargetkan, penerimaan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam pada 2019 mendatang sekitar Rp150 miliar. "Target kita di sekitar angka tersebut," ujarnya.  
 
Di samping itu, sambung Susila, Bea dan Cukai Batam pada tahun 2018 juga berhasil mengumpulkan penerimaan pajak impor sebesar Rp2,7 triliun. Penerimaan tersebut lebih tinggi dua kali lipat dari pencapaian tahun 2017 lalu sebesar Rp1,3 triliun. 
 
Selain memaparkan sisi penerimaan, Susila juga menyampaikan pencapaian penindakan yang dilakukan Bea Cukai Batam. Sepanjang tahun 2018, jajaran dan Tim Bea dan Cukai Tipe B Batam mampu melakukan penindakan sebanyak 578 kasus. 
 
Penindakan kasus yang paling menonjol sepanjang tahun 2018, tambah Susila, yakni kasus narkoba. Bea dan Cukai Tipe B Batam bersama TNI AL mampu mengungkap dan menindak kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 1,6 ton, termasuk bersama Mabes Polri mengungkap penyelundupan sabu seberat 1,02 ton.   
 
"Penindakan kasus paling menonjol adalah narkoba. Selain itu, ada juga beberapa penindakan terhadap kasus penyelundupan lainnya seperti bahan pokok, rokok ilegal tanpa cukai dan label kawasan bebas di Pulau Batam," jelasnya.  
 
Selain paparan tentang pencapaian penerimaan dan penindakan, Susila juga memaparkan beberapa terobosan Bea dan Cukai Batam pada segi pelayanan. Hampir seluruh pelayanan di Bea dan Cukai Tipe B Batam lata Susila, dilakukan secara online. 
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi