Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal (Antara)

Satelit Deteksi Lima Titik Panas di Aceh

kebakaran lahan dan hutan
Antara • 04 Maret 2019 06:05
Banda Aceh: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menyebut, satelit mendetik lima titik panas yang tersebar di wilayah Provinsi Aceh. Hal ini menjadi indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
"Sore ini, terdeteksi satelit ada lima titik panas di wilayah kita," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Minggu, 3 Maret 2019.
 
Kelima titik panas tersebut, tersebar di tiga kabupaten. Sebanyak tiga titik panas yang terdeteksi di tiga kecamatan, yakni Birem Bayeun, Pante Bidari, dan Peureulak yang berada di Kabupaten Aceh Timur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua titik panas masing-masing di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, dan Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
 
"Dari total lima titik panas ini, terdapat satu titik kami yakini sebagai titik api, yakni Birem Bayeun (Aceh Timur. Karena memiliki tingkat kepercayaan mencapai 92 persen," tegas dia.
 
Tiga titik panas di antaranya masuk dalam kategori patut diduga sebagai titik api. "Kita minta kepada instansi terkait agar dapat melakukan pemantauan, dan melihat tanda-tanda, seperti ada asap membumbung tinggi ke udara terutama di empat kecamatan itu," kata Zakaria.
 
Pelaksana tugas Gubenur Aceh, Nova Iriansyah bulan lalu telah mengimbau bagi kepala daerah di provinsi tersebut, supaya melakukan upaya pencegahan dini terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing pada 2019.
 
"Surat Gubernur Aceh terkait Karhutla itu dengan nomor 360/373 tanggal 11 Januari 2019, ditujukan kepada Bupati/Wali Kota se-Aceh," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek.
 

 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif