ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (ant)

Banjir di Aceh Utara Meluas

Banjir di Sumatera
ant • 18 Oktober 2018 09:58
Lhoksukon: Banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mulai meluas. Warga yang bermukim di lokasi terparah mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.
 
"Rabu Sore tadi, luapan air dari DAS Krueng Kerueto mulai meluas dan jumlah gampong (desa) yang terendam banjir juga bertambah. Bahkan ada warga yang sudah mulai mengungsi terutama ke kawasan yang agak tinggi rendaman airnya," ungkap Kasubbag Humas Kapolres Aceh Utara Iptu Heri di Aceh, Rabu malam 17 Oktober 2018.
 
Di Kecamatan Matang Kuli, jumlah gampong yang terendam banjir semakin bertambah dan sekarang menjadi 22 gampong, yaitu,  Alue Tho, Ceubrek, Pante Pirak,  Munye Pirak, Siren, Lawang, Hagu, Meuria,  Mee, Tanjong Tgk Ali, Punti Matangkuli, Trieng Teupin Keube, Teupin Keube, Parang IX, Leubok, Blang Dan, Tanjung Haji Muda, Baro, Alue Euntok, Tumpok Barat,
anjung Babah Krueng, dan  Gampong Keude Matangkuli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Warga  desa  tersebut mulai mengungsi baik ke masjid, meunasah dan juga gedung serbaguna desa.
 
Sejumlah gampong berikut jumlah jiwa yang mengungsi antara lain, Gampong Hagu dengan jumlah 20 KK (43 jiwa) mengungsi ke mesjid, 2. Gampong Lawang, jumlah 18 KK (45 jiwa) mengungsi ke gedung serba guna gampong, Gampong Tanjung Haji Muda, jumlah 14 KK (110 jiwa), mengungsi ke gedung serbaguna gampong dan Gampong Siren, jumlah 20 KK (35 jiwa), mengungsi ke meunasah gampong.
 
"Saat ini tim BPBD Aceh utara telah berada di lokasi banjir di Gampong Hagu untuk melakukan evakuasi warga yang sakit serta warga usia lanjut," ujar Heri.
 
Seorang warga Matang Kuli, Haris Maulana juga membenarkan bahwa jumlah desa yang terendam air bertambah luas dan warganya sudah mengungsi.
 
Biasanya banjir di Kecamatan Matangkuli akan berlanjut mengalir ke kawasan Kecamatan Lhoksukon, ucapnya.
 
Sementara itu sebelumnya, banjir juga melanda di Kecamatan Tanah Luas, yang mengenangi 5 desa akibat luapan aliran sungai Krueng Keureuto. Yakni, Desa Teupin Me,  Blang, Tanjong Mesjid,  Serba Jaman Baro Dan serta Desa Rayeuk Kuta.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif