Penyidik memetakan asal arah peluru. Lima peluru menyasar ke gerai layanan publik Lapas Klas II A Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto mengatakan pihaknya belum dapat
menyimpulkan lokasi maupun jumlah pelaku penembakan tersebut. Namun penyidik tengah memeriksa tiga rekaman CCTV yang dipasang di sekitar lokasi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Polisi juga mengantongi alat bukti berupa sejumlah proyektil dan selonsong, baik dalam keadaan utuh maupun hancur," ujar Susanti di Pekanbaru.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil) Riau Muhammad Diah melakukan pertemuan tertutup di dalam Lapas. Belum jelas alasan pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu.
Lebih jauh, pelayanan di Lapas Klas IIA Pekanbaru terpantau berlangsung normal. Pengunjung tetap berdatangan ke Lapas. Namun, jam besuk dipotong dari 30 menit menjadi 15 menit.
Penembakan terjadi di Lapas Klas II A Pekanbaru pada Minggu dini hari 8 Juli 2018. Penembakan terjadi dua kali.
Penembakan pertama pukul 03.30 WIB. Selang setengah jam kemudian, penembakan kembali terjadi.
"Tidak ada korban jiwa pasca insiden teror tersebut. Tapi ada empat tembakan beruntun," ungkap Diah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
