Sebuah mobil mewah diduga selundupan dari Singapura ditemukan di Batam, Dok istimewa.
Sebuah mobil mewah diduga selundupan dari Singapura ditemukan di Batam, Dok istimewa. (Anwar Sadat Guna)

Mobil Mewah Selundupan Dilimpahkan ke Bea Cukai

penyelundupan
Anwar Sadat Guna • 22 Januari 2019 19:00
Batam: Penyidik Lantamal IV, Tanjungpinang, masih melakukan pengembangan kasus penyelundupan mobil mewah dari Singapura. Tiga mobil yang diamankan di Batam dilimpahkan ke Bea dan Cukai Batam. 
 
Komandan Lantamal IV, Tanjungpinang, Laksma TNI R Eko Suyatno mengatakan, tim gabungan Lantamal IV bersama Dispamal, dan Satgas Bais TNI masih mengembangkan kasus penyelundupan lima mobil mewah tersebut. 
 
"Saat ini masih dilakukan pengembangan oleh tim gabungan. Tiga mobil yang diamankan di Batam kami limpahkan ke Bea dan Cukai Batam untuk proses lebih lanjut," ujar Eko kepada Medcom.id, Selasa, 22 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Petugas Gagalkan Penyelundupan Mobil Mewah Asal Singapura
 
Untuk dua mobil mewah lainnya yang diamankan tim gabungan di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta, kata Eko, dilimpahkan ke Bea dan Cukai Tanjungpriok. "Dilimpahkan ke Bea dan Cukai Tanjungpriok," tegasnya. 
 
Hingga saat ini, penyidik TNI AL masih memeriksa intensif petugas penjaga gudang berinisial P, yang diamankan saat tim gabungan mengungkap kontainer berisi mobil mewah di Gudang Batam Trans Batam Centre.
 
"Masih kita periksa intensif untuk menelusuri kasus penyelundupan mobil mewah dari Singapura tersebut," ujar Eko. 
 
Diberitakan sebelumnya, Pangakalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV melalui Tim Unit I Kejahatan dan Kekerasan Laut (Jatanrasla) bersama Dispamal dan Satgas Bais TNI mengagalkan upaya penyeludupan mobil mewah dari Singapura.
 
Pengungkapan kasus penyelundupan mobil mewah bekas dari Singapura ke Indonesia melalui Batam bermula saat tim gabungan Unit I Jatanrasla Lantamal IV dan Satgas Bais TNI menerima informasi tentang adanya konteiner yang diduga berisi mobil mewah tersimpan di Gudang Batam Trans milik seseorang berinisal LT.
 
Gudang tersebut berada di Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Informasi diterima tim gabungan pada Sabtu, 19 Januari 2019.
 
Komandan Lantamal IV, Tanjungpinang, Laksma TNI R Eko Suyatno mengatakan, berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan yang beranggotakan 11 orang, terdiri dari 2 orang Tim Satgas Bais TNI dan 9 orang Tim Unit I Jatanrasla Lantamal IV langsung melakukan pemeriksaan ke Gudang Batam Trans.
 
Saat itu, gudang tersebut dijaga seorang penjaga berinisial P dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Kasi Intel Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam. 
 
"Saat dilakukan pemeriksaan, tim gabungan berhasil menemukan tiga unit konteiner yang berisi mobil mewah bekas, yakni Nissan Skyline GTR33 warna putih tahun 2000, Nissan Skyline GTR 34 tahun 2000, dan Sedan Mustang, warna merah tahun 1972," ujar R Eko.
 
Selanjutnya, kata Eko, tim gabungan Lantamal IV dan Bais TNI mengamankan ketiga unit konteiner tersebut dan melakukan pengembangan melalui penjaga gudang berinisial P. 
 
"Berdasarkan pengembangan tersebut, diduga sudah ada konteiner lain yang sampai di Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta," ujarnya. 
 
Koordinasipun segera dilakukan dengan Dispamal dan Bea Cukai Tanjungpriok. Selanjutnya  konteiner yang dicurigai langsung dipindahkan dari tempat penyimpanan ke kantor Bea Cukai Tanjungpriok dan dilakukan pemeriksaan menggunakan Xray scanner.
 
"Hasilnya didapati bahwa isi dalam konteiner tersebut yakni dua unit mobil mewah bekas diduga diselundupkan dari Singapura," tegas Eko.
 
Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan pengembangan dan mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi