Mahasiswi semester II di salah satu perguruan tinggi di Medan ini disekap, dibius, lalu diperkosa berhari-hari oleh pelaku berinisial VP, 25, warga Jalan H.M. Yamin, Medan Perjuangan.
GD yang didampingi kakaknya melaporkan kejadian itu ke datang ke Polresta Medan. GD bercerita kalau dia berkenalan dengan pelaku melalui Blackberry Messenger (BBM). Tersangka lalu mengajak dia bertemu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Minggu, 29 Mei 2016 lalu, saya diajaknya bertemu. Kemudian, dia mengajak saya ke Taman Ahmad Yani," kata GD, di Mapolresta Medan, Senin (6/6/2016).
Saat berada di Taman Ahmad Yani, pelaku menawari minuman. Setelah itu, korban tak sadarkan diri. "Saat sadar, saya sudah berada di satu rumah di Jalan Klambir V, Desa Tanjung Gusta, pada Senin, 30 Mei," papar korban.
Saat sadar, korban sudah tak mengenakan busana. Ia tak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya merasa benar-benar lemah. "Saya enggak sanggup apa-apa. Antara sadar dan tak sadar saya dicabulinya. Saya berhasil kabur dari rumah itu pada Kamis, 2 Juni lalu," ujarnya.
Atas kasus ini, pelaku sudah dilaporkan sesuai bukti lapor LP/1410/K/VI/2016/SPKT RESTA MEDAN. Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Medan, Kompol Fahrizal, mengaku masih mengecek laporan tersebut.
"Coba kirim saja nomor laporannya. Nanti biar saya cek," kata Fahrizal lewat sambungan telepon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
